Kisah Kaum Salaf 3

Rabiah al-Adawiyah, The Mother of The Grand Master
Seberkas cahaya memancar dari bayi yang baru saja dilahirkan tanpa bantuan siapa-siapa. “Ya Allah,” seru Ismail, “anakku, Rabiah, telah datang membawa sinar yang akan menerangi alam di sekitarnya.” Lalu Ismail menggumam, “Amin.” Tetapi berkas cahaya yang membungkus bayi kecil itu tidak membuat keluarganya terlepas dari belitan kemiskinan…. Baca entri selengkapnya »

Kisah Kaum Salaf 2

Hasan Al Basri

Pada malam Jum’at, di awal Rajab tahun 110 H, Hasan AlBasri memenuhi panggilan Robbnya. Ia wafat dalam usia 80 tahun. Penduduk Basrah bersedih, hampir seluruhnya mengantarkan jenazah Hasan AlBasri ke pemakaman. Hari itu di Basrah tidak diselenggarakan sholat Ashar berjamaah, karena kota itu kosong tak berpenghuni…. Baca entri selengkapnya »

Kisah Kaum Salaf 1

Umar bin Abdul Aziz: Anak yang dimimpikan
“Tapi banyak orang melakukannya Nak, campurlah sedikit saja. Toh insya Allah Amirul Mukminin tidak mengetahuinya,” kata sang ibu mencoba meyakinkan anaknya. “Ibu, Amirul Mukminin mungkin tidak mengetahuinya. Tapi, Rabb dari Amirul Mukminin pasti melihatnya,” tegas si anak menolak….. Baca entri selengkapnya »

Bermasyarakat

Islam Sebagai Ajaran Persaudaraan

Talk Show – JIE. Persaudaraan merupakan prinsip agama (Islam). Bahwa Islam menegaskan akan ajaran persaudaraan. Persaudaraan dalam arti luas (unlimited) , ingin menegaskan akan persaudaraan lintas batas yang didasarkan atas nilai kemanusiaan. Inilah yang menjadikan agama lebih bermakna. Persaudaraan seperti inilah, persaudaraan kemanusiaan (al-ukhuwwah al-insâniyyah) , yang menjadi simpul pengikat semua jenis persaudaraan. Dengan implementasi prinsip persaudaraan kemanusiaan inilah, konflik antar umat seagama, atau antar umat beragama, antar suku, ras dan seterusnya, bisa diminimalisir semaksimal mungkin. Karena pada prinsipnya, mereka semuanya adalah bersaudara. Baca entri selengkapnya »

Kajian Fiqih 2

SHOLAT DALAM PERJALANAN

Sholat dalam perjalanan, atau disebut “ sholatus safar “, dapat dilakukan
dengan beberapa cara sebagai berikut :
1. Dilakukan seperti biasanya saat dirumah.
2. Di qoshor. Yakni sholat yang semestinya empat roka’at diringkas menjadi
dua roka’at.
3. Di jama’. Yakni mengumpulkan dua sholat, dhuhur dengan ashar atau
maghrib dengan isya’, dalam salah satu waktunya. Sholat dengan cara jama’
ada dua macam:
1. Jama’ taqdim. Yaitu mengumpulkan sholat dhuhur dan sholat ashar dalam
waktu dhuhur, atau sholat maghrib dan sholat isya’ dalam waktu maghrib.
2. Jama’ ta’khir. Yaitu mengumpulkan sholat dhuhur dan sholat ashar dalam
waktu ashar, atau sholat maghrib dan sholat isya’ dalam waktu isya’.

Apabila seorang musafir telah sampai pada suatu tempat tujuan, seperti
Makkah, kemudian berniat tinggal selama minimal empat hari, maka di
anggap sudah bukan sebagai musafir lagi, oleh karenanya tidak boleh
melakukan jama’ ataupun qoshor . Baca entri selengkapnya »

Belajar dari mereka

BISNIS ALA ORANG CINA
Oleh: M. Iqbal Dawami Ann Wan Seng, pengusaha Cina sekaligus penulis buku-buku bestseller, lahir dari keluarga pedagang. Sejak kecil, ia sudah mengikuti dan membantu orangtuanya berdagang. Berdasarkan pengalaman dan pengamatannya bahwa cara orang Cina berdagang agak berbeda dengan kaum dan bangsa yang lain. Mereka mempunyai pandangan, cara, konsep, dan falsafah dagang tersendiri. Orang Cina jarang berbagi petuah dan rahasia berdagangnya pada orang lain. Petuah dan rahasia dagang inilah sesungguhnya menjadi senjata utama keberhasilan orang Cina dalam perdagangan serta bidang ekonomi lainnya. Melalui bukunya, Rahasia Bisnis Orang Cina (Hikmah: 2007) Ann mencoba memaparkan sebagian rahasia dan petuah dagang orang Cina tersebut. Buku ini diklaim sebagai buku bisnis paling laris di Malaysia pada tahun 2006, dan di Indonesia pada tahun 2007. Baca entri selengkapnya »

Spirit 1

THE POWER OF KEPEPET
Tomi adalah seorang pegawai kantoran yang sedang bernasib apes. Kantornya yang hampir bangkrut melakukan rasionalisasi pegawai. Ia ikut terkena pemutusan hubungan kerja. Padahal, ia merasa di perusahaan itu sudah sangat nyaman. Apa daya. Ia harus jadi pengangguran lagi. Ia pun tak tahu harus ke mana mencari pekerjaan. Sebab, ia hanya lulusan SMA. Yang sarjana saja susah cari pekerjaan, apalagi dirinya yang hanya sekolah SMA, begitu pikirnya. Baca entri selengkapnya »

Kajian Fiqih 1

Dzikir setelah sholat dan tata caranya, dari sahih Bukhari Muslim

Dzikir setelah sholat dan tata caranya, dari sahih Bukhari Muslim
Dzikir setelah sholat merupakan ibadah yang sangat disunnahkan dan salah satu kebiasaan
Rasulullah s.a.w. Beliau juga melakukannya dengan suara keras. Dalam sahih Bukhari dan
Muslim disebutkan pada Bab Dzikir setelah sholat dari Ibnu Abbas beliau berkata
“sesungguhnya mengeraskan suara dengan dzikir ketika orang-orang usai melaksanakan
sholat wajib merupakan kebiasaan yang berlaku pada zaman Rasulullah s.a.w.. Ibnu Abbas menambahkan, aku mengetahui bahwa mereka selesai sholat karena aku mendengarnya.

Baca entri selengkapnya »

Enterpreneur

FILOSOFI MODAL NOL
Saat ini, masih banyak sekali orang yang ingin menjadi pengusaha, selalu mengeluhkan tentang kesulitan memperoleh modal. Sebab, kebanyakan memang orang-orang masih beranggapan bahwa modal harus selalu dalam bentuk uang. Modal harus berupa hal yang bisa digunakan untuk membeli sesuatu yang kita perlukan untuk memulai usaha. Modal harus bisa diputar untuk mengembangkan usaha. Modal harus ini, modal harus itu.

Hasilnya? Karena merasa modal (baca: uang) belum cukup, kadang seseorang tak berani membuka usaha. Padahal, berbagai buku, tulisan, laporan, berita, hingga berbagai cerita dalam berbagai forum diskusi, seminar, dan workshop, telah menyebut bahwa modal tak harus dalam bentuk uang. Banyak kisah sukses pengusaha yang memulai dari nol. Baca entri selengkapnya »

Etiket Diri

Cara Islami Berkepribadian Menyenangkan

Ustadz Muladi Mughni, Lc.

Untuk memiliki kepribadian yang menyenangkan bukanlah sesuatu yang sulit, yang pasti ada banyak cara untuk memperolehnya. Namun yang terpenting adalah adanya kemauan dalam diri kita untuk memiliki kepribadian yang menyenangkan. Sebab dengan memiliki kepribadian ini bukan hanya dapat mempengaruhi kesehatan jasmani dan ruhani orang yang memilikinya, akan tetapi ia juga akan mendapatkan orang lain merasa nyaman berada di sisinya. Maka dari itu, memiliki kepribadian yang menyenangkan bukan saja harus dimiliki oleh seorang dai yang setiap hari tugasnya adalah menyampaikan risalah dakwah kepada masyarakat, namun juga oleh siapapun, dan pada profesi apapun. Sebab hakekatnya manusia di manapun sama,ia akan tertarik kepada sesuatu yang ia lihat menyenangkan, dan akan lari dari sesuatu yang terlihat menjengkelkan. Baca entri selengkapnya »

« Entri lama