<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Konseling Darmajaya</title>
	<atom:link href="http://p0erw0s.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://p0erw0s.wordpress.com</link>
	<description>DARMAJAYA LAMPUNG</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Mar 2008 12:12:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='p0erw0s.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Konseling Darmajaya</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://p0erw0s.wordpress.com/osd.xml" title="Konseling Darmajaya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://p0erw0s.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bahan renungan</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/bahan-renungan/</link>
		<comments>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/bahan-renungan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 02:24:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p0erw0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/bahan-renungan/</guid>
		<description><![CDATA[Abu Kabshah bercerita bahwa Nabi Muhammad saw bersabda: “ Manusia itu terbagi empat macam di dunia ini: seorang hamba yang Allah berikan kekayaan dan ilmu agama, lalu ia bertakwa kepada-Nya dengan apa yang ia miliki, senantiasa memberi sanak saudaranya dan mengetahui hak-hak Allah dalam hartanya itu, maka inilah sebaik-baiknya derajat manusia. Dan seorang hamba yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=55&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><br />
</b>Abu Kabshah bercerita bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">“ Manusia itu terbagi empat macam di dunia ini: seorang hamba yang Allah berikan kekayaan dan ilmu agama, lalu ia bertakwa kepada-Nya dengan apa yang ia miliki, senantiasa memberi sanak saudaranya dan mengetahui hak-hak Allah dalam hartanya itu, maka inilah sebaik-baiknya derajat manusia. Dan seorang hamba yang Allah berikan ilmu tapi tidak diberi harta, segala niatnya tulus ikhlas dan dia berkata, “Jika aku memiliki harta aku akan melakukan seperti (hamba yang kaya dan berilmu tadi) maka dia akan diberi pahala sesuai dengan niatnya, maka pahala kedua orang tersebut sama. Dan seorang hamba yang Allah berikan kekayaan, tapi tidak diberikan ilmu pengetahuan, lalu ia merasa bingung dan menghabiskan kekayaannya tanpa berdasarkan ilmu; dia tidak takut kepada Tuhannya berkenaan dengan hal itu, dan tidak memberi sanak saudaranya, juga tidak mengetahui hak-hak Allah dalam hartanya. Maka inilah seburuk-buruknya derajat manusia. Dan seorang hamba yang tidak diberi harta dan pengetahuan, lalu ia berkata, “Seandainya aku kaya maka aku akan melakukan ini dan itu (seperti macam manusia yang ketiga).” Maka ia akan dinilai berdasarkan niatnya dan beban kejahatan mereka berdua adalah sama.”</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/p0erw0s.wordpress.com/55/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/p0erw0s.wordpress.com/55/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p0erw0s.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p0erw0s.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p0erw0s.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p0erw0s.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p0erw0s.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p0erw0s.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p0erw0s.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p0erw0s.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p0erw0s.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p0erw0s.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p0erw0s.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p0erw0s.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p0erw0s.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p0erw0s.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=55&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/bahan-renungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1fd7fa9ee110adb71c1babf60f75fcd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p0erw0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Spirit lagi</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/spirit-lagi/</link>
		<comments>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/spirit-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 02:22:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p0erw0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intra Personal Skill]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p0erw0s.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; Selalu ada Jalan!* “Where there is a will, there is a way,” demikian kata orang. Terdengar klis? Ah, nggak juga. Karena sebenarnya, dengan kata-kata itulah harusnya kita terus bersemangat untuk mencapai sesuatu. Yach, di mana ada kemauan, di situ pasti akan ada jalan! Kalimat penyemangat itu sering kugunakan untuk mencapai sesuatu. Hasilnya? Nggak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=54&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-size:18pt;"> </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<div align="center"><b><span style="font-size:18pt;">Selalu ada Jalan!*</span></b></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>“Where there is a will, there is a way,”</b> demikian kata orang. Terdengar klis? Ah, nggak juga. Karena sebenarnya, dengan kata-kata itulah harusnya kita terus bersemangat untuk mencapai sesuatu.<span id="more-54"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> Yach, <b>di mana ada kemauan, di situ pasti akan ada jalan</b>! Kalimat penyemangat itu sering kugunakan untuk mencapai sesuatu. Hasilnya? Nggak jelek karena segala sesuatu yang kita raih, awalnya kan, Cuma keinginan. Jadi, ketika semangatku mulai melemah, kubaca kalimat itu berulang-ulang hingga akhirnya aku sadar dan kembali bersemangat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Joanne Kathleen Rowling semenjak kecil emang punya keinginan kuat untuk menjadi seorang penulis. Biar pun dihimpit kesulitan ekonomi, ia terus berjuang menyalurkan hobi menulisnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Diceritakan kalo dia sering menulis di sebuah kafe yang memiliki pemanas ruangan sambil menunggui anaknya, Jessica yang tidur terlelap. Ia melakukan hal ini karena kontrakkannya sempit dan dingin, jelas bukan tempat yang nyaman untuk menuangkan sebuah inspirasi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Beruntung pemilik kafe memperbolehkannya menulis meskipun hanya memesan secangkir kopi dan segelas air. Dari usahanya, lahirlah sebuah novel fenomenal, Serial Harry Potter, bocah penyihir rekaannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tanpa diduga sebelumnya, novel tersebut ternyata laku keras karena disukai para pembaca. J.K Rowling benar-benar telah “menyihir” pembaca seluruh dunia untuk membaca karyanya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Bahkan, novelnya tersebut sudah berhasil difilmkan. Semua orang bias menikmati karyanya. Kini, ia hidup berkecukupan dengan sejumlah kekayaan yang hamper menyamai kekayaan Ratu Inggris, Elizabeth II. Wuaaaah……!!!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dari kisah tadi, kita bias belajar. Ketika niat sudah tertancap di dada, jangan tunda untuk segera dilakukan. Niat yang terus menerus ditunda akan menjadi luntur.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">“Berjalan saja dulu, nanti kamu bakal menemukan jalan sambil berjalan,” begitu kata Pak Mohammad Natsir, Perdana Menteri Indonesia di zamanya Bung Karno. Jangan tunggu hari esok, jika ada hal yang bias kamu kerjakan hari ini!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pepatah terkenal ini hanya akan menjadi tulisan nggak berguna jika nggak direalisasikan dengan tindakan nyata.Itu saja. Walaupun Cuma kecil dan sepertinya nggak berarti.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Eitss….. tunggu dulu! Bukankah sesuatu yang besar bermula dari yang kecil? Edikit pekerjaan yang kita lakukan, tetapi terus menerus itu jauh lebih baik daripada borongan, setelah itu plasss…… berhenti! Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi …… bukit!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <i>* disadur dari Hidup Tanpa Masalah</i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/p0erw0s.wordpress.com/54/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/p0erw0s.wordpress.com/54/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p0erw0s.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p0erw0s.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p0erw0s.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p0erw0s.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p0erw0s.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p0erw0s.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p0erw0s.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p0erw0s.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p0erw0s.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p0erw0s.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p0erw0s.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p0erw0s.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p0erw0s.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p0erw0s.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=54&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/spirit-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1fd7fa9ee110adb71c1babf60f75fcd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p0erw0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Motivasion</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/53/</link>
		<comments>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/53/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 02:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p0erw0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intra Personal Skill]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/53/</guid>
		<description><![CDATA[Berani Coba?! &#160; Memulai adalah sesuatu yang sulit. Ya, benar-benar sulit seperti yang kita alami saat ini. Apapun setiap permulaannya selalu saja sulit. Untuk mulai mengerjakan tugas, sulit, karena malas. Untuk mulai bekerja pertama kali, sulit, karena merasa nggak punya pengalaman. Dan banyak lagi yang kita katakan sulit, sulit dan sulit… Apa sebenarnya kesulitan itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=53&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-size:20pt;">Berani Coba?!</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-size:20pt;"> </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-size:20pt;"> </span></b></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Memulai adalah sesuatu yang sulit. Ya, benar-benar sulit seperti yang kita alami saat ini. Apapun setiap permulaannya selalu saja sulit. Untuk mulai mengerjakan tugas, sulit, karena malas. Untuk mulai bekerja pertama kali, sulit, karena merasa nggak punya pengalaman. Dan banyak lagi yang kita katakan sulit, sulit dan sulit…<span id="more-53"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Apa sebenarnya kesulitan itu sendiri? Kita nggak usah berfilsafat. Karena sulit, ya sulit, itu aja! Tapi, ….. tunggu dulu, Guys! Kenapa bisa ada kesulitan? Jawabannya sederhana saja. Karena ada kemudahan! Betul bukan? Segala sesuatu memang diciptakan berpasangan. Itu emang udah takdir. Tapi, bukan itu inti permasalahan kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Coba pikir sejenak! Kita bisa mengatakan bahwa sesuatu itu sulit karena mungkin dulu kita pernah merasa melakukan sesuatu yang mudah. Coba ingat-ingat! Benar, kan? Kita hanya merasa. Merasa mudah atau merasa sulit. Itu hanyalah perasaan kita kan?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Lalu gimana dong jalan keluarnya? Nggak ada jalan lain, kecuali cobalah…… Yach, cobalah meskipun sedikit sekali. Karena setelah itu, kita justru nggak akan merasa kesulitan lagi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Nggak ada yang sulit. Demikian pula, nggak ada yang mudah. Semua hanyalah perasaan kita. Bahkan, ketika telah memasuki pekerjaan itu, kamu akan merasa terlena dengan yang sedang kamu jalani karena begitu menikmatinya. Hingga akhirnya, kamu akan terkejut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ternyata, pekerjaan yang awalnya segudang, segunung, dan sebanyak lautan, dapat kamu selesaikan tanpa terasa. Itulah kuncinya! Billi P.S Lim berpendapat, “Jika anak-anak diciptakan untuk tidak mencoba hal-hal yang baru karena takut gagal, niscaya mereka tidak akan pernah keluar dari tempat tidur bayi mereka,”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ach, benar juga ya….?! Padahal, manusia kan mengalami perkembangan selama hidupnya. Oleh karena itu, cobalah dan terus mencoba dengan sebuah keyakinan bahwa kita pasti bias.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Lawanlah segala bentuk kemalasan dalam dirimu dan ciptakan sesuatu yang indah-indah dalam pikiranmu! Misalkan, hal-hal enak apa saja yang bias kamu dapatkan setelah melakukan pekerjaan itu? Atau bias juga kamu takut-takuti dirimu dengan hal apa saja bila pekerjaan itu tidak segera dilakukan?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Saat ini, dirimu berada dalam “penjara pikiran”. Jadi, sekaranglah waktunya kamu membebaskan diri dari penjara pikiran! Seimbangkan dengan semangat jihad yang membara bahwa semua yang kamu lakukan bukan hanya untuk dirimu sendiri melainkan yang lebih utama adalah sebagai bentuk apresiasi dalam rangka pengabdian kepada-Nya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kapan lagi kalau tidak sekarang?!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Imam Al-Ghazali<span>  </span>mengatakan,”Kalau pekerjaan saat ini tidak dilakukan, mau ditaruh dimana lagi pekerjaan besok?” jadi, ayo dong Guys! Dengan semangat plus dorongan bismillah, kita terobos penjara pikiran ini dengan mencoba dan terus mencoba. Selamat Mencoba dan semoga sukses.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/p0erw0s.wordpress.com/53/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/p0erw0s.wordpress.com/53/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p0erw0s.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p0erw0s.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p0erw0s.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p0erw0s.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p0erw0s.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p0erw0s.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p0erw0s.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p0erw0s.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p0erw0s.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p0erw0s.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p0erw0s.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p0erw0s.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p0erw0s.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p0erw0s.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=53&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/11/53/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1fd7fa9ee110adb71c1babf60f75fcd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p0erw0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>(Curhat) Butuh Biaya Kuliah</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/09/butuh-biaya-kuliah/</link>
		<comments>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/09/butuh-biaya-kuliah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 15:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p0erw0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhat Bersama Pa'e]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p0erw0s.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum Wr.Wb Pa&#8217;e, to the point, saya mahasiswa DJ semester satu, sepertinya semester ini saya mau cuti karena orang tua sedang kesulitan dana untuk membayar BPP semester genap 2007-2008. Adik-adik saya masih ada tiga orang dan sedang membutuhkan biaya sekolah juga, jadi saya harus mengalah dengan cuti dan mungkin juga akan off selamanya. Sedih juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=52&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr.Wb</p>
<p>Pa&#8217;e, to the point, saya mahasiswa DJ semester satu, sepertinya semester ini saya mau cuti karena orang tua sedang kesulitan dana untuk membayar BPP semester genap 2007-2008. Adik-adik saya masih ada tiga orang dan sedang membutuhkan biaya sekolah juga, jadi saya harus mengalah dengan cuti dan mungkin juga akan off selamanya. Sedih juga sich, namun gimana lagi. Memang DJ apa tidak memberikan beasiswa kepada mahasiswanya ya pa&#8217;e? Trims atas jawaban pa&#8217;e</p>
<p>Wassalam</p>
<p>AM (STIE DJ)<span id="more-52"></span></p>
<p>Jawaban pa&#8217;e</p>
<p>Waalaikumsalam Wb.Wb</p>
<p>AM, pa&#8217;e sedih juga mendengar kamu mau cuti,mudah-mudahan sebelum keputusan itu benar-benar kamu ambil dan lakukan sudah ada solusi tentang masalah keuangan keluargamu. Namun bila tidak, jangan berkecil hati. OK! AM, Darmajaya pastinya akan memberikan kebijakan-kebijakan terhadap mahasiswa yang mengalami nasib seperti kamu, banyak teman-temanmu yang mengajukan beasiswa dan kebijakan penundaan pembayaran, nach kamu sendiri sudah mencobanya belum. Maka pa&#8217;e sarankan kamu juga mencobanya, untuk beasiswa kamu bisa datang dan menanyakan ke bagian kemahasiswaan di Gedung B lantai 2,sedangkan surat dispensasi penundaan di bagian keuangan gedung B lantai dasar.</p>
<p>Mudah-mudahan jawaban pa&#8217;e dapat kamu pahami. Sukses untuk kamu</p>
<p>Wassalam</p>
<p>Pa&#8217;e</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/p0erw0s.wordpress.com/52/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/p0erw0s.wordpress.com/52/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p0erw0s.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p0erw0s.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p0erw0s.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p0erw0s.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p0erw0s.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p0erw0s.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p0erw0s.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p0erw0s.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p0erw0s.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p0erw0s.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p0erw0s.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p0erw0s.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p0erw0s.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p0erw0s.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=52&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/09/butuh-biaya-kuliah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1fd7fa9ee110adb71c1babf60f75fcd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p0erw0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>(Ngiklan) Wening Qolbu Center Bandar Lampung</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/09/wening-qolbu-center-bandar-lampung/</link>
		<comments>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/09/wening-qolbu-center-bandar-lampung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 14:17:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p0erw0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Numpang Ngiklan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/09/wening-qolbu-center-bandar-lampung/</guid>
		<description><![CDATA[Latar Belakang Pendidikan sepanjang hayat memiliki nilai tinggi di kalangan kaum muslim. Upaya mencari ilmu pengetahuan merupakan tugas atau kewajiban bagi setiap muslim pria ataupun wanita. Nabi mengatakan, tinta para pelajar setara dengan darah para syuhada di Hari Pembalasan kelak. Dengan demikian, para aktor dalam proses belajar-mengajar, guru dan murid, dipandang sebagai orang-orang terpilih dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=51&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Latar Belakang</span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Pendidikan sepanjang hayat memiliki nilai tinggi di kalangan kaum muslim. Upaya mencari ilmu pengetahuan merupakan tugas atau kewajiban bagi setiap muslim pria ataupun wanita. Nabi mengatakan, tinta para pelajar setara dengan darah para <i>syuhada </i>di Hari Pembalasan kelak. Dengan demikian, para aktor dalam proses belajar-mengajar, guru dan murid, dipandang sebagai orang-orang terpilih dalam masyarakat dan telah termotivasi secara kuat oleh agama untuk mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan mereka. Hal ini sejalan dengan ayat Alquran yang mengatakan, “Tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu pergi semuanya ke </span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">medan</span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> perang. Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya supaya mereka itu dapat memberi peringatan.” (Alquran, 9:122).</span><span id="more-51"></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">&#8220;Sesungguhnya Allah SWT dan para malaikat-Nya, serta penghuni langit dan bumi, hingga semut yang ada pada lubangnya, dan ikan hiu yang ada di lautan akan membacakan shalawat atas orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.&#8221;<br />
(HR. Abu Umamah )</span></p>
<p>Sementara orang yang ilmu pengetahuan dan da&#8217;wahnya dimanfaatkan, ia akan mendapatkan pahala dan balasan di sisi Allah SWT atas kemanfaatan ilmunya tersebut.</p>
<p>Rasulullah saw bersabda,<br />
&#8220;Barangsiapa mengajar orang lain kepada suatu petunjuk, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melaksanakan petunjuk itu, tanpa mengurangi pahala mereka sama sekali.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Menyadari akan hal tersebut, dan didorong keinginan yang kuat serta dilandasi niat beribadah memohon ridhlo Allah SWT, maka kami selaku anak bangsa yang berkeinginan kuat untuk dapat memberikan hal terbaik bagi masyarakat, bangsa dan Negara sebagai karya dan prestasi hidup, kami mencoba merintis satu lembaga pendidikan independent <span> </span>professional dan amanah yang akan menjadi alternative pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan pendidikan murah berkualitas yaitu </span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Wening</span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> </span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Qolbu</span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> </span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Center</span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">. Kami menyelenggarakan kegiatan-kegiatan kependidikan, khususnya yang berkaitan dengan penguasaan pada teknologi dan informasi. Disamping juga menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bersifat pedukung yaitu berupa Course &amp; Private Education, Training, IT Solution, Software Developer, Domain &amp; Hosting, Corporation HRD Consultant, Trading and Supplier &amp; Event Organizer, Internet Café &amp; Game Station.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> Visi WQ </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Menjadi lembaga pendidikan independent professional yang amanah dan diridhloi Allah SWT dalam membentuk Sumber Daya Manusia yang professional, beriman dan bertaqwa dengan menyelaraskan kesimbangan IQ,EQ dan SQ guna memenuhi kebutuhan dunia kerja.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> Misi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> <span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">        </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Menghasilkan Sumber Daya Manusia yang menguasai Teknologi dan Informasi dengan kemampuan trampil dan professional</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Membentuk kepribadian Sumber Daya Manusia yang memiliki jiwa dan kemampuan berwirausaha islami</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Membentuk Sumber Daya Manusia yang berbudi luhur serta dapat mensinergikan <span> </span>IQ,EQ dan SQ</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>4.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Membangun jaringan kemitraan dengan lembaga lain sejenis, dunia usaha dan industri </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>5.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Memiliki Networking melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>6.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Menjadi lembaga pendidikan independent terbaik, amanah <span> </span>dan profesional</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>7.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Menjadi lembaga pendidikan alternative yang dipercaya dan bermanfaat bagi masyarakat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>8.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Memberikan kesejahteraan dan rasa aman bagi karyawan dan keluarganya sebagai ladang ibadah kepada Allah SWT.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Metode</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">        </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Program Private dengan bimbingan intensif bagi seorang peserta yang mengambil program private</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Program Klasikal dengan jumlah peserta terbatas sebanyak 6 orang satu kelas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Baik Program Private maupun Klasikal Proses Belajar Mengajar setiap paket program dilaksanakan sebanyak 16 kali tatap muka</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>4.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Pembelajaran langsung disertai praktikum dengan komposisi 20% teori dan 80% praktek (studi kasus)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>5.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Akan diberikan tatap muka tambahan apabila dirasa perlu bagi siswa yang belum mencapai target kompetensi dasar masing-masing paket yang dipelajari.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Daftar Instruktur</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Intruktur yang ada merupakan tenaga-tenaga muda professional yang kompeten dibidangnya masing-masing dan telah berpengalaman mengajar dibeberapa lembaga pendidikan maupun private. </span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Para</span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> instruktur adalah lulusan dari Untag Sby, Unila, Ikip Yogya, Darmajaya, STKIP dan masih banyak lagi yang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">        </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Anto Purwo Santoso, S.Sos,CH,CHt<span>                        </span>11. Mellyati, S.Pd</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Davit Kurniawan, S.Kom, CCNA<span>                       </span><span>            </span>12. Sutami, S.Si</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Achmad Afandi, S.Kom<span>                                               </span><span>            </span>13. Idi Pangestu, A.Md<span>      </span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>4.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Sigit Parwanto, S.Kom<span>                             </span>14. Dedi Putra, S.E<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>5.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Nursiyanto, S.Kom<span>                                                                    </span>15. Adi Rahmad, A.Md</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>6.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">G.Sapta Nugraha, S.Kom                          16. Nurdianto D.S, S.E<span>                           </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>7.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Eka Wardiyanti, S.Kom                            17. Ahmad Irawan, S.Kom<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>8.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Hariyanto Wibowo S.Kom</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>9.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Ari Gunawan, S.Kom</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>10.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">     </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Dono Amsaroh, S.Pd<span>                     </span><span>            </span><span>                        </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Fasilitas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">        </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Lokasi strategis dapat dijangkau dengan mudah karena berada dijalur angkot tanjung karang-rajabasa, way halim-tanjung karang, korpri-tanjung karang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Komputer Pentium 3 dan 4 yang mendukung program pembelajaran</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Akses internet nonstop unlimited</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>4.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Instruktur berpengalaman serta berkompeten pada bidangnya masing-masing </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>5.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Jumlah peserta tiap kelas program paket dibatasi </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>6.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Modul dan bahan ajar untuk mempermudah pencapaian kompetensi dasar masing-masing materi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>7.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Sertifikat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>8.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Bonus Member Card WQ-net</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> Syarat Pendaftaran, Biaya Program dan Cara Pembayaran</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>1.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">        </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan dan melengkapi syarat administarasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>2.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Biaya per paket program dan kursus sebagaimana dalam daftar table</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>3.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Biaya belum termasuk Administrasi pendaftaran, modul dan sertifikat yaitu sebesar Rp. 40.000,- dibayarkan pertama kali waktu pendaftaran</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>4.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Masing-masing biaya program dapat diangsur dua kali, yaitu minimal 50% dari biaya dibayarkan pada pertemuan pertama kursus/private dan selebihnya dibayarkan pada paling lambat pertemuan ke sepuluh.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span>5.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Waktu Pendaftaran setiap hari jam kerja 08.00 – 21.00 WIB di Wening Qolbu Center jl. Teuku Umar 38, kel. Penengahan kec. Tanjung Karang Pusat, tel.0721-7508014,7515257</span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="margin-left:4.65pt;border-collapse:collapse;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="475">
<tr style="height:13.45pt;">
<td colspan="2" style="width:240.65pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="321">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> Daftar Biaya Kursus dan Private</span></b></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td colspan="2" style="width:240.65pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="321">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Wening</span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Qolbu</span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Center</span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"></span></b></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td colspan="3" style="width:301.1pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="401">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Program Pelajar, Mahasiswa dan Profesional</span></b></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">No</span></b></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Paket</span></b></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Kursus</span></b></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Private</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">1.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Microsoft Office</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">176000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">232000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:14.25pt;">
<td style="width:25.2pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">2.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Internet</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">208000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">264000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:14.25pt;">
<td style="width:25.2pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">3.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Pemograman VB,</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Delphi</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">,Foxpro</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">264000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">360000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">4.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Pemograman Web</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">328000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">384000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">5.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Web Design, CMS</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">328000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">384000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">6.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Mysql, SQL SERVER</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">336000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">392000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">7.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Photosop,CorelDraw,PageMaker, Flash</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">336000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">392000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">8.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">AutoCAD</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">336000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">392000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:14.25pt;">
<td style="width:25.2pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">9.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Linux networking,windows networking*</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">440000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">528000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:14.25pt;">
<td style="width:25.2pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">10.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Perakitan Komputer dan Troubleshoting*</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">440000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:14.25pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">528000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">11.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Sistem Operasi</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">200000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">256000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">12.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Daceasy, Myob, Spss</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">224000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">304000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td colspan="2" style="width:240.65pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="321">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Program KIDS (</span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Anak-anak</span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">SD</span></b><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">)</span></b></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">No.</span></b></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Paket</span></b></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Kursus</span></b></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Private</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">1.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Microsoft Office</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">128000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">184000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">2.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Internet</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">160000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">224000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">3.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Bahasa Inggris Dasar 1 dan 2</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span>   </span>96000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">144000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">4.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Bimbingan Belajar SD</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span>   </span>96000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">144000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td colspan="2" style="width:240.65pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="321">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Program Umum</span></b></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">No.</span></b></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Paket</span></b></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Kursus</span></b></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Private</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">1.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Bina Baca Al Qur&#8217;an</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">104000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">152000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">2.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Bahasa Inggris </span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">112000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">168000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">3.</span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Bimbingan Belajar SMP, SMA</span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">112000</span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">168000</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:13.45pt;">
<td style="width:25.2pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="34">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:215.45pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="287">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:60.4pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="81">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
<td style="width:52.7pt;height:13.45pt;padding:0 5.4pt;" nowrap="nowrap" valign="bottom" width="70">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> </span></p>
</td>
</tr>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Penutup</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> Dalam Al Qur&#8217;an, Allah telah berfirman bahwasanya Dia meninggikan posisi orang yang berilmu beberapa derajat lebih tinggi dari orang awam:</span></p>
<p>&#8221; Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan Orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat &#8220;<br />
QS. Al Mujaadilah (58) : 11</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Rasulullah SAW. bersabda :<br />
&#8221; Menuntut ilmu itu hukumnya fardhu atas tiap-tiap orang islam.&#8221;</span></p>
<p>Sayidina Ali bin Abi Thalib yang oleh Rasulullah saw. dijuluki sebagai pintu gerbangnya Ilmu, mengatakan, &#8220;Tiada kekayaan lebih utama daripada akal. Tiada kepapaan lebih menyedihkan daripada kebodohan. Tiada warisan lebih baik daripada pendidikan&#8221;.</p>
<p>Jawaban-jawaban dari Imam Ali bin Abi Thalib ketika ditanya tentang mana yang lebih utama antara Ilmu dengan harta :<br />
&#8221; Ilmu lebih utama daripada harta, Ilmu adalah pusaka para Nabi, sedang harta adalah pusaka <span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Karun</span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">, Sadad, Fir&#8217;aun, dan lain-lain.&#8221;<br />
&#8221; Ilmu lebih utama daripada harta, karena ilmu itu menjagamu sedangkan harta malah engkau yang harus menjaganya.&#8221;<br />
&#8221; Harta itu bila engkau tasarrufkan (berikan) menjadi berkurang, sebaliknya ilmu jika engkau tasarrufkan malahan bertambah.&#8221;<br />
&#8221; Pemilik harta disebut dengan nama bakhil (kikir) dan buruk, tetapi pemilik ilmu disebut dengan nama keagungan dan kemuliaan.<br />
&#8221; Pemilik harta itu musuhnya banyak, sedangkan pemilik ilmu temannya banyak.&#8221;<br />
&#8221; Ilmu lebih utama daripada harta, karena diakhirat nanti pemilik harta akan dihisab, sedangkan orang berilmu akan memperoleh safa&#8217;at.&#8221;<br />
&#8221; Harta akan hancur berantakan karena lama ditimbun zaman, tetapi ilmu tidak akan rusak dan musnah walau ditimbun zaman.&#8221;<br />
&#8221; Harta membuat hati seseorang menjadi keras, sedang ilmu malah membuat hati menjadi bercahaya.&#8221;<br />
&#8221; Ilmu lebih utama daripada harta, karena pemilik harta bisa mengaku menjadi Tuhan akibat harta yang dimilikinya, sedang orang yang berilmu justru mengaku sebagai hamba karena ilmunya.&#8221;</span></p>
<p><span style="font-size:8pt;font-family:'Comic Sans MS';">*<i>Referensi :<br />
1.Dr.Yusuf Qardhawi, Fiqh Prioritas, Robbani Press, Jakarta Cetakan pertama, Rajab 1416H/Desember 1996M<br />
2.Keutamaan Ilmu, Yayasan Nursyifa.</i></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> Jadi apalagi yang ditunggu, kami hadir untuk memenuhi hasrat keingintahuan dan keprofesionalan diri Anda!</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"><span></span></span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Wening</span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> </span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Qolbu</span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> </span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';">Center</span><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:9pt;font-family:'Comic Sans MS';"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/p0erw0s.wordpress.com/51/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/p0erw0s.wordpress.com/51/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p0erw0s.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p0erw0s.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p0erw0s.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p0erw0s.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p0erw0s.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p0erw0s.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p0erw0s.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p0erw0s.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p0erw0s.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p0erw0s.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p0erw0s.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p0erw0s.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p0erw0s.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p0erw0s.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=51&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/09/wening-qolbu-center-bandar-lampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1fd7fa9ee110adb71c1babf60f75fcd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p0erw0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Vision Statetment</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/09/vision-statetment/</link>
		<comments>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/09/vision-statetment/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 12:48:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p0erw0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Intra Personal Skill]]></category>
		<category><![CDATA[Interpersonal Skill]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p0erw0s.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Memaknai hidup, pastinya banyak diantara kita yang sering mengeluhkan bahwa hidup itu sulit, karena seringnya kegagalan-kegalan dalam hidup. Ada yang kemudian pasrah, apatis tidak pernah lagi berusaha dan mencoba menjalani hidup yang penuh dengan dinamika ini. Namun banyak juga yang tetap optimis dan penuh keyakinan untuk bangkit dari kegagalan-kegalan tersebut, mereka meyakini bahwa kegagalan merupakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=50&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memaknai hidup, pastinya banyak diantara kita yang sering mengeluhkan bahwa hidup itu sulit, karena seringnya kegagalan-kegalan dalam hidup. Ada yang kemudian pasrah, apatis tidak pernah lagi berusaha dan mencoba menjalani hidup yang penuh dengan dinamika ini. Namun banyak juga yang tetap optimis dan penuh keyakinan untuk bangkit dari kegagalan-kegalan tersebut, mereka meyakini bahwa kegagalan merupakan kesuksesan yang tertunda (bila kita mau mencobanya lagi dan mengevaluasi tentunya <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  yaiyalah)<span id="more-50"></span></p>
<p>Bagi orang-orang yang pasrah akan kegagalan dalam kehidupan biasanya kemudian mencari-cari alasan dengan menyalahkan lingkungan disekitarnya, atau bahkan menyalahkan nasib (aduch alangkah kejamnya dunia&#8230;.. begitu sering kita dengar) dan masih banyak lagi alasan-alasan klise yang kita dengar dari mereka-mereka itu.</p>
<p>Berbeda dengan orang-orang yang selalu menatap masa depannya dengan antusias, mereka akan memaknai setiap kegagalan hidupnya dengan penuh kesabaran, dan tentunya berani mencari dan mengambil hikmah dibalik semua yang telah terjadi. Mereka yakin bahwa semua yang terjadi pasti ada sesuatu maksud dibaliknya, dan itu tentunya suatu maha pelajaran yang tida terkirakan bila kita mau mencarinya.</p>
<p>Terlepas dari hal tersebut, seorang yang optimis dalam kehidupannya, mereka telah memiliki dan membangun vision hidupnya sendiri, sehingga dengan vision tersebut mereka mendapatkan arah kejelasan dalam menjalani kehidupannya. Dengan vision tersebut mereka talah menentukan kehidupan dan masa depannya, hal ini juga telah diajarkan sebenarnya oleh Allah SWT dalam suarat Al Fatihah yang setiap sholat lima waktu kita baca, maliki yaumidien&#8230;.. yang memiliki hari pembalasan&#8230;.., yach bukankah kita telah diajarkan untuk membangun vision jangka panjang hidup kita tersebut olehNYA. Namun banyak diantara kita ternyata mengabaikan semua itu, hanya tinggal sekedar menjadi bacaan rutin kita dalam shalat dan kesempatan.</p>
<p>Seorang muslim yang baik tentunya telah menancapkan vision kehidupanya, vision statetment tersebut dapat kita bedakan dalam tiga tingkatan, yaitu :</p>
<p>1. Vision jangka panjang, yaitu mati masuk surga dan dapat berjumpa dengan Allah dan kekasihnya, nabi Muhammad saw.</p>
<p>2. Vision jangka menengah, yaitu menjadi orang yang sukses dalam kehidupan sehingga dapat menjadi yang bermakna dalam kehidupan dan bermanfaat bagi sesama.</p>
<p>3. Vision jangka pendek, yaitu menjadi yang terbaik hari ini.</p>
<p>Ketiga vision tersebut tentunya satu dengan yang lain saling berkaitan, bahwa vision jangka panjang akan dapat terwujud bila jangka menengah mampu kita laksanakan. Dengan menjadikan hidup kita sukses dan bermanfaat bagi sesama, tentunya akan menghantarkan kita kepada kehidupan akhirat yang mulia juga. Dan hidup yang sukses dimasa depan tentunya akan dapat kita wujudkan bila hari ini kita telah menjadi yang terbaik, terbaik dalam arti yang luas. Bila anda seorang pelajar, mahasiswa maka jadilah yang terbaik. Seorang pekerja, karyawan dan profesional maka jadilah juga yang terbaik. Atau apapun aktivitas anda sekarang ini, maka jangan ragu jadilah yang terbaik hari ini juga. JANGAN TUNDA LAGI. Oleh karenanya, mari saudaraku, kita tancapkan vision statetment hidup kita ini dari sekarang dan kita akan menuainya&#8230;&#8230;.. Amien</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/p0erw0s.wordpress.com/50/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/p0erw0s.wordpress.com/50/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p0erw0s.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p0erw0s.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p0erw0s.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p0erw0s.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p0erw0s.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p0erw0s.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p0erw0s.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p0erw0s.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p0erw0s.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p0erw0s.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p0erw0s.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p0erw0s.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p0erw0s.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p0erw0s.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=50&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/09/vision-statetment/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1fd7fa9ee110adb71c1babf60f75fcd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p0erw0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Kaum Salaf 3</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-3/</link>
		<comments>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-3/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 15:39:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p0erw0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-3/</guid>
		<description><![CDATA[Rabiah al-Adawiyah, The Mother of The Grand Master Seberkas cahaya memancar dari bayi yang baru saja dilahirkan tanpa bantuan siapa-siapa. “Ya Allah,” seru Ismail, “anakku, Rabiah, telah datang membawa sinar yang akan menerangi alam di sekitarnya.” Lalu Ismail menggumam, “Amin.” Tetapi berkas cahaya yang membungkus bayi kecil itu tidak membuat keluarganya terlepas dari belitan kemiskinan&#8230;. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=49&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#363636"><b>Rabiah al-Adawiyah, The Mother of The Grand Master</b></font><br />
<font color="#505050">Seberkas cahaya memancar dari bayi yang baru saja dilahirkan tanpa bantuan siapa-siapa. “Ya Allah,” seru Ismail, “anakku, Rabiah, telah datang membawa sinar yang akan menerangi alam di sekitarnya.” Lalu Ismail menggumam, “Amin.” Tetapi berkas cahaya yang membungkus bayi kecil itu tidak membuat keluarganya terlepas dari belitan kemiskinan&#8230;.</font><span id="more-49"></span></p>
<p><font color="#505050">&#8212;&#8212;&#8212;-</font><font color="#505050"><br />
Pada suatu hari seorang lelaki datang kepada Rabiah dan bertanya, “Saya ini telah banyak melakukan dosa. Maksiat saya bertimbun melebihi gunung-gunung. Andaikata saya bertobat, apakah Allah akan menerima tobat saya?” “Tidak,” jawab Rabiah dengan suara tegas. Pada kali yang lain seorang lelaki datang pula kepadanya. Lelaki itu berkata, “Seandainya tiap butir pasir itu adalah dosa, maka seluas gurunlah tebaran dosa saya. Maksiat apa saja telah saya lakukan, baik yang kecil maupun yang besar. Tetapi sekarang saya sudah menjalani tobat. Apakah Tuhan menerima tobat saya?” “Pasti,” jawab Rabiah tak kalah tegas. Lalu ia menjelaskan, “Kalau Tuhan tidak berkenan menerima tobat seorang hamba, apakah mungkin hamba itu tergerak menjalani tobat? Untuk berhenti dari dosa, jangan simpan kata “akan” atau “andaikata” sebab hal itu akan merusak ketulusan niatmu.”</font></p>
<p><font color="#505050">Memang ucapan sufi perempuan itu seringkali menyakitkan telinga bagi mereka yang tidak memahami jalan pikirannya. Ia seorang mistisi yang sangat tinggi derajatnya dan tergolong kelompok sufi periode awal. Ia memperkaya literatur Islam dengan kisah-kisah pengalaman mistiknya dalam sajak-sajak berkualitas tinggi.</font></p>
<p><font color="#505050">Sesungguhnya ia lebih dikenal sebagai seorang pendiri ‘agama cinta’ (mahabbah) dan ia pun dikenang sebagai ‘ibu para Sufi besar’ (The Mother of the Grand Master). Siapa sebenarnya ia yang kepergiannya dielu-elukan kaum ‘suci’ itu? Tiada lain ia adalah tokoh wanita bernama Rabiah Basri atau lebih dikenal sebagai Rabiah Al Adawiyah Al Bashriyah, lahir pada tahun 713 M di Basrah (Irak), dari keluarga yang hina dina.</font></p>
<p><font color="#505050">Sebagai anak keempat. Itu sebabnya ia diberi nama Rabiah. Bayi itu dilahirkan ketika orang tuanya hidup sangat sengsara meskipun waktu itu kota Bashrah bergelimang dengan kekayaan dan kemewahan. Tidak seorang pun yang berada di samping ibunya, apalagi menolongnya, karena ayahnya, Ismail, tengah berusaha meminta bantuan kepada para tetangganya.</font></p>
<p><font color="#505050">Namun, karena saat itu sudah jauh malam, tidak seorang pun dari mereka yang terjaga. Dengan lunglai Ismail pulang tanpa hasil, padahal ia hanya ingin meminjam lampu atau minyak tanah untuk menerangi istrinya yang akan melahirkan. Dengan perasaan putus asa Ismail masuk ke dalam biliknya. Tiba-tiba matanya terbelak gembira menyaksikan apa yang terjadi di bilik itu.</font></p>
<p><font color="#505050">Seberkas cahaya memancar dari bayi yang baru saja dilahirkan tanpa bantuan siapa-siapa. “Ya Allah,” seru Ismail, “anakku, Rabiah, telah datang membawa sinar yang akan menerangi alam di sekitarnya.” Lalu Ismail menggumam, “Amin.” Tetapi berkas cahaya yang membungkus bayi kecil itu tidak membuat keluarganya terlepas dari belitan kemiskinan. Ismail tetap tidak punya apa-apa kecuali tiga kerat roti untuk istrinya yang masih lemah itu. Ia lantas bersujud dalam salat tahajud yang panjang, menyerahkan nasib dirinya dan seluruh keluarganya kepada Yang Menciptakan Kehidupan.</font></p>
<p><font color="#505050">Sekonyong-konyong ia seolah berada dalam lautan mimpi manakala gumpalan cahaya yang lebih benderang muncul di depannya, dan setelah itu Rasul hadir bagaikan masih segar-bugar. Kepada Ismail, Rasulullah bersabda, “Jangan bersedih, orang salih. Anakmu kelak akan dicari syafaatnya oleh orang-orang mulia. Pergilah kamu kepada penguasa kota Bashrah, dan katakan kepadanya bahwa pada malam Jumat yang lalu ia tidak melakukan salat sunnah seperti biasanya. Katakan, sebagai kifarat atas kelalaiannya itu, ia harus membayar satu dinar untuk satu rakaat yang ditinggalkannya.</font></p>
<p><font color="#505050">Ketika Ismail mengerjakan seperti yang diperintahkan Rasulullah dalam mimpinya, Isa Zadan, penguasa kota Bashrah itu, terperanjat. Ia memang biasa mengerjakan salat sunnah 100 rakaat tiap malam, sedangkan saban malam Jumat ia selalu mengerjakan 400 rakaat. Oleh karena itu, kepada Ismail diserahkannya uang sebanyak 400 dinar sesuai dengan jumlah rakaat yang ditinggalkannya pada malam Jumat yang silam. Itulah sebagian dari tanda-tanda karamah Rabiah al-Adawiyah, seorang sufi perempuan dari kota Bashrah, yang di hatinya hanya tersedia cinta kepada Tuhan. Begitu agungnya cinta itu bertaut antara hamba dan penciptanya sampai ia tidak punya waktu untuk membenci atau mencintai, untuk berduka atau bersuka cita selain dengan Allah.</font></p>
<p><font color="#505050">Ismail dan istrinya meninggal ketika Rabiah masih kecil. Begitu pula ketiga kakak Rabiah, meninggal ketika wabah kelaparan melanda kota Basrah. Dalam kesendirian itu, akhirnya Rabiah jatuh ke tangan orang yang kejam, yang lalu menjualnya sebagai budak belian dengan harga sangat murah. Majikan barunya pun tak kalah bengisnya dibandingkan dengan majikan sebelumnya.</font></p>
<p><font color="#505050">Setelah bebas, Rabiah pergi ke tempat tempat sunyi untuk menjalani hidup dengan bermeditasi, dan akhirnya sampailah ia di sebuah gubuk dekat Basra. Di sini ia hidup bertapa. Sebuah tikar butut, sebuah kendil dari tanah, dan sebuah batu bata, adalah harta yang ia punyai dan teman dalam menjalani hidup kepertapaan.</font></p>
<p><font color="#505050">Praktis sejak saat itu, seluruh hidupnya hanya ia abdikan pada Allah swt. Berdoa dan berzikir adalah hiasan hidupnya. Saking sibuknya mengurus ‘akhirat’, ia lalai dengan urusan duniawi, termasuk membangun rumah tangga. Meski banyak pinangan datang, termasuk dari gubernur Basra dan seorang suci mistis terkenal, Hasan Basri, Rabiah tetap tak tertarik untuk mengakhiri masa lajangnya. Hal ini ia jalani hingga akhir hayatnya, pada tahun 801 M.</font></p>
<p><font color="#505050">Dalam perjalanan kesufian Rabiah, kesendirian, kesunyian, kesakitan, hingga penderitaan tampak lumer jadi satu; ritme heroik menuju cinta kepada Sang Ada (The Ultimate Being). Tak heran jika ia ‘merendahkan manusia’ dan mengabdi pada dorongan untuk meraih kesempurnaan tertinggi. Ia jelajahi ranah mistik, yang jadi wilayah dalam dari agama, hingga mendapatkan eloknya cinta yang tidak dialami oleh kaum Muslim formal.</font></p>
<p><font color="#505050">Menjadi Sufi dalam perjalanan Rabiah adalah “berlalu dari sekadar Ada menjadi benar benar Ada”. Sufisme Rabiah merupakan pilihan dari jebakan-jebakan ciptaan yang tak berguna. Karena demikian mendalam cintanya kepada Allah, Rabiah sampai tidak menyisakan sejengkal pun rasa cintanya untuk manusia. Sufyan Tsauri, seorang Sufi yang hidup semasa dengannya, sempat terheran-heran dengan sikap Rabiah. Pasalnya, Sufyan pernah melihat bagaimana Rabiah menolak cinta seorang pangeran yang kaya raya demi cintanya kepada Allah. Dia tidak tergoda dengan kenikmatan duniawi, apalagi harta.</font></p>
<p><font color="#505050">Cinta Rabiah tak dapat disebut sebagai cinta yang mengharap balasan. Justru, yang dia tempuh adalah perjalanan mencapai ketulusan. Sesuatu yang dianggap sebagai ladang subur bagi pemuas rasa cintanya yang luas, dan sering tak terkendali tersebut. Lewat sebuah doa yang mirip syair, ia berujar, “Jika aku menyembah-Mu karena takut pada api neraka maka masukkan aku di dalamnya! Dan jika aku menyembah-Mu karena tamak kepada surga-Mu, maka haramkanlah aku daripadanya! Tetapi jika aku menyembah-Mu karena kecintaanku kepada-Mu, maka berikanlah aku balasan yang besar, berilah aku kesempatan untuk melihat wajah-Mu yang Maha Besar dan Maha Mulia itu.”</font></p>
<p><font color="#505050">Perjalanan hidup Rabiah diwarnai dengan kekaribannya dengan situasi yang penuh keterbatasan; tinggal bersama kedua orang tua dan saudara saudaranya, dijual sebagai budak, menghamba pada tuannya hingga dibebaskan dari perbudakan, lalu hidup mengembara. Periode pertama ini dikenal sebagai periode asketik Rabiah.</font></p>
<p><font color="#505050">Fariduddin al-Attar menceritakan dalam kitab Taz-kiratul Auliya bahwa Rabiah pandai sekali meniup seruling. Untuk jangka waktu tertentu ia menopang hidupnya dengan bermain musik. Namun, kemudian ia memanfaatkan kepandaiannya untuk mengiringi para sufi yang sedang berzikir dalam upayanya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Selain itu ia mengunjungi masjid-masjid, dari pagi sampai larut malam. Namun, lantaran ia merasa dengan cara itu Tuhan tidak makin menghampirinya, maka ditinggalkannya semua itu.</font></p>
<p><font color="#505050">Ia tidak lagi meniup seruling, dan ia tidak lagi mendatangi masjid-masjid. Ia menghabiskan waktu dengan beribadah dan berzikir. Periode yang kedua ini disebut sebagai periode Sufi, suatu periode tatkala Rabiah telah mencapai mahabbattullah (cinta pada Allah) sampai meninggal dan dipuji sebagai Testimony of Belief (Bukti Keimanan).</font></p>
<p><font color="#505050">Doris Lessing, seorang pengamat perjalanan hidup Rabiah, memberi kesimpulan bahwa sufisme tokoh wanita ini adalah bentuk sufisme cinta. Sejenis sufisme yang menempatkan cinta (mahabbah) sebagai panggilan jiwanya. Sufisme yang tak bermaksud larut dalam ekstatik (gairah yang meluap) serta tak berdimensi pemujaan atau pemuliaan dan metode-metode tambahan yang penuh dengan sakramen.</font></p>
<p><font color="#505050">Kendati demikian, pengalaman Rabiah adalah pengalaman orang suci yang sulit ditiru oleh awam. Memahami Rabiah sangat sulit. Seperti masa hidupnya, Rabiah tampaknya jauh dari kita. Selain itu, kesempurnaan yang menyertainya tak mungkin dapat ditandingi oleh orang-orang biasa.</font></p>
<p><font color="#505050">Apa yang dilakukan Rabiah dalam hidupnya sebetulnya adalah ikhtiar untuk membiasakan diri ‘bertemu’ dengan pencipta-Nya. Di situlah ia memperoleh kehangatan, kesyahduan, kepastian, dan kesejatian hidup. Sesuatu yang kini sangat dirindukan oleh manusia modern. Karena itu, menjadi pemuja Tuhan adalah obsesi Rabiah yang tidak pernah mengenal tepi dan batas. Tak heran jika dunia yang digaulinya bebas dari perasaan benci. Seluruhnya telah diberikan untuk sebuah cinta.</font></p>
<p><font color="#505050">Meskipun hidup Rabiah seperti berlangsung linear dan konstan, seluruh energi hidupnya dia abdikan untuk cinta, Rabiah memberi tahu kepada kita bahwa hidup memang tidak sederhana, seperti yang dijalaninya. Hidup itu begitu rumit, kadang kadang ada kemesraan dan kadang-kadang ada kehidmatan bertahta.</font></p>
<p><font color="#505050">Rabiah wafat dengan meninggalkan pengalaman sufistik yang tak terhingga artinya. Hikmah yang ditinggalkan sangat berharga dan patut kita gali sebagai ‘makrifat’ hidup.</font></p>
<p><font color="#505050">Menarik kita simak beberapa doa Rabiah yang dipanjatkan pada waktu larut malam, di atas atap rumahnya: “O Tuhanku, bintang-bintang bersinar gemerlapan, manusia telah tidur nyenyak, dan raja-raja telah menutup pintunya, tiap orang yang bercinta sedang asyik masyuk dengan kesayangannya, dan di sinilah aku sendirian bersama Engkau.”</font></p>
<p><font color="#505050">Jika fajar telah merekah dan serat-serat cahaya menebari cakrawala, Rabiah pun berdoa dengan khusyuk, “Ya, illahi. Malam telah berlalu, dan siang menjelang datang. Aduhai, seandainya malam tidak pernah berakhir, alangkah bahagianya hatiku sebab aku dapat selalu bermesra-mesra dengan-Mu. illahi, demi kemuliaan-Mu, walaupun Kautolak aku mengetuk pintu-Mu, aku akan senantiasa menanti di depan pintu karena cintaku telah terikat dengan-Mu.”</font></p>
<p><font color="#505050">Lantas, jika Rabiah membuka jendela kamarnya, dan alam lepas terbentang di depan matanya, ia pun segera berbisik, “Tuhanku. Ketika kudengar margasatwa berkicau dan burung-burung mengepakkan sayapnya, pada hakikatnya mereka sedang memuji-Mu. Pada waktu kudengar desauan angin dan gemericik air di pegunungan, bahkan manakala guntur menggelegar, semuanya kulihat sedang menjadi saksi atas keesaan-Mu.</font></p>
<p><font color="#505050">Tentang masa depannya ia pernah ditanya oleh Sufyan Tsauri: “Apakah engkau akan menikah kelak?” Rabiah mengelak, “Pernikahan merupakan kewajiban bagi mereka yang mempunyai pilihan. Padahal aku tidak mempunyai pilihan kecuali mengabdi kepada Allah.” “Bagaimanakah jalannya sampai engkau mencapai martabat itu?” “Karena telah kuberikan seluruh hidupku,” ujar Rabiah. “Mengapa bisa kaulakukan itu, sedangkan kami tidak?” Dengan tulus Rabiah menjawab, “Sebab aku tidak mampu menciptakan keserasian antara perkawinan dan cinta kepada Tuhan.”</font></p>
<p><font color="#505050">Sumber:<br />
1. Pesantren Online<br />
2. Khazanah Orang Besar Islam, Dari Penakluk Jerusalem Hingga Angka Nol. Republika.<br />
</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/p0erw0s.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/p0erw0s.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p0erw0s.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p0erw0s.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p0erw0s.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p0erw0s.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p0erw0s.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p0erw0s.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p0erw0s.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p0erw0s.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p0erw0s.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p0erw0s.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p0erw0s.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p0erw0s.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p0erw0s.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p0erw0s.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=49&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1fd7fa9ee110adb71c1babf60f75fcd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p0erw0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Kaum Salaf 2</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-2/</link>
		<comments>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 15:29:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p0erw0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-2/</guid>
		<description><![CDATA[Hasan Al Basri Pada malam Jum’at, di awal Rajab tahun 110 H, Hasan AlBasri memenuhi panggilan Robbnya. Ia wafat dalam usia 80 tahun. Penduduk Basrah bersedih, hampir seluruhnya mengantarkan jenazah Hasan AlBasri ke pemakaman. Hari itu di Basrah tidak diselenggarakan sholat Ashar berjamaah, karena kota itu kosong tak berpenghuni&#8230;. &#8212;&#8212;&#8212;- Suatu hari ummahatul mu’minin, Ummu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=48&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Hasan Al Basri</p>
<p><font color="#505050">Pada malam Jum’at, di awal Rajab tahun 110 H, Hasan AlBasri memenuhi panggilan Robbnya. Ia wafat dalam usia 80 tahun. Penduduk Basrah bersedih, hampir seluruhnya mengantarkan jenazah Hasan AlBasri ke pemakaman. Hari itu di Basrah tidak diselenggarakan sholat Ashar berjamaah, karena kota itu kosong tak berpenghuni&#8230;.</font><span id="more-48"></span></p>
<p><font color="#505050">&#8212;&#8212;&#8212;-</font><font color="#505050"><br />
Suatu hari ummahatul mu’minin, Ummu Salamah, menerima khabar bahwa mantan &#8220;maula&#8221; (pembantu wanita)nya telah melahirkan seorang putera mungil yang sehat. Bukan main gembiranya hati Ummu Salamah mendengar berita tersebut. Diutusnya seseorang untuk mengundang bekas pembantunya itu untuk menghabiskan masa nifas di rumahnya.</font></p>
<p><font color="#505050">Ibu muda yang baru melahirkan tersebut bernama Khairoh, orang yang amat disayangi oleh Ummu Salamah. Rasa cinta ummahatul mu’minin kepada bekas maulanya itu, membuat ia begitu rindu untuk segera melihat puteranya. Ketika Khairoh dan puteranya tiba, Ummu Salamah memandang bayi yang masih merah itu dengan penuh sukacita dan cinta. Sungguh bayi mungil itu sangat menawan. &#8220;Sudahkah kau beri nama bayi ini, ya Khairoh?&#8221; tanya Ummu Salamah. &#8220;Belum ya ibunda. Kami serahkan kepada ibunda untuk menamainya&#8221; jawab Khairoh. Mendengar jawaban ini, ummahatul mu’minin berseriseri, seraya berujar &#8220;Dengan berkah Allah, kita beri nama AlHasan.&#8221; Maka do’apun mengalir pada si kecil, begitu selesai acara pemberian nama.</font></p>
<p><font color="#505050">AlHasan bin Yasar-atau yang kelak lebih dikenal sebagai Hasan AlBasri, ulama generasi salaf terkemuka-hidup di bawah asuhan dan didikan salah seorang isteri Rasulullah SAW: Hind binti Suhail yang lebih terkenal sebagai Ummu Salamah. Beliau<br />
adalah seorang puteri Arab yang paling sempurna akhlaqnya dan paling kuat pendiriannya, ia juga dikenal &#8211; sebelum Islam &#8211; sebagai penulis yang produktif. Para ahli sejarah mencatat beliau sebagai yang paling luas ilmunya di antara para isteri Rasulullah SAW.</font></p>
<p><font color="#505050">Waktu terus berjalan. Seiring dengan semakin akrabnya hubungan antara AlHasan dengan keluarga Nabi SAW, semakin terbentang luas kesempatan baginya untuk ber&#8221;uswah&#8221; (berteladan) pada keluarga Rasulullah SAW. Pemuda cilik ini mereguk ilmu dari rumahrumah ummahatul mu’minin serta mendapat kesempatan menimba ilmu bersama sahabat yang berada di masjid Nabawiy.</font></p>
<p><font color="#505050">Ditempa oleh orangorang sholeh, dalam waktu singkat AlHasan mampu meriwayatkan hadist dari Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abu Musa AlAsy’ari, Abdullah bin Umar, Abdullah bin Abbas, Anas bin Malik dan sahabatsahabat RasuluLlah lainnya.<br />
AlHasan sangat mengagumi Ali bin Abi Thalib, karena keluasan ilmunya serta kezuhudannya. Penguasan ilmu sastra Ali bin Abi Thalib yang demikian tinggi, katakatanya yang penuh nasihat dan hikmah, membuat AlHasan begitu terpesona.</font></p>
<p><font color="#505050">Pada usia 14 tahun, AlHasan pindah bersama orang tuanya ke kota Basrah, Iraq, dan menetap di sana. Dari sinilah AlHasan mulai dikenal dengan sebutan Hasan AlBasri. Basrah kala itu terkenal sebagai kota ilmu dalam Daulah Islamiyyah. Masjidmasjid<br />
yang luas dan cantik dipenuhi halaqahhalaqah ilmu. Para sahabat dan tabi’in banyak yang sering singgah ke kota ini.<br />
Di Basrah, Hasan AlBasri lebih banyak tinggal di masjid, mengikuti halaqahnya Ibnu Abbas. Dari beliau, Hasan AlBasri banyak belajar ilmu tafsir, hadist dan qiro’at. Sedangkan ilmu fiqih, bahasa dan sastra dipelajarinya dari sahabatsahabat yang<br />
lain. Ketekunannya mengejar dan menggali ilmu menjadikan Hasan AlBasri sangat ‘alim dalam berbagai ilmu. Ia terkenal sebagai seorang faqih yang terpercaya.</font></p>
<p><font color="#505050">Keluasan dan kedalaman ilmunya membuat Hasan AlBasri banyak didatangi orang yang ingin belajar langsung kepadanya. Nasihat Hasan AlBasri mampu menggugah hati seseorang, bahkan membuat para pendengarnya mencucurkan air mata. Nama Hasan AlBasri makin harum dan terkenal, menyebar ke seluruh negeri dan sampai pula ke telinga penguasa.</font></p>
<p><font color="#505050">Ketika AlHajaj atsTsaqofi memegang kekuasan gubernur Iraq, ia terkenal akan kediktatorannya. Perlakuannya terhadap rakyat terkadang sangat melampaui batas. Nyaris tak ada seorang pun penduduk Basrah yang berani mengajukan kritik atasnya atau menentangnya. Hasan AlBasri adalah salah satu di antara sedikit penduduk Basrah yang berani mengutarakan kritik pada AlHajaj. Bahkan di depan AlHajaj sendiri, Hasan AlBasri pernah mengutarakan kritiknya yang amat pedas.</font></p>
<p><font color="#505050">Saat itu tengah diadakan peresmian istana AlHajaj di tepian kota Basrah. Istana itu dibangun dari hasil keringat rakyat, dan kini rakyat diundang untuk menyaksikan peresmiannya. Saat itu tampillah Hasan AlBasri menyuarakan kritiknya terhadap AlHajaj:<br />
&#8220;Kita telah melihat apaapa yang telah dibangun oleh AlHajaj. Kita juga telah mengetahui bahwa Fir’au membangun istana yang lebih indah dan lebih megah dari istana ini. Tetapi Allah menghancurkan istana itu … karena kedurhakaan dan kesombongannya …&#8221;<br />
Kritik itu berlangsung cukup lama. Beberapa orang mulai cemas dan berbisik kepada Hasan AlBasri, &#8220;Ya Abu Sa’id, cukupkanlah kritikmu, cukuplah!&#8221; Namun beliau menjawab, &#8220;Sungguh Allah telah mengambil janji dari orangorang yang berilmu, supaya menerangkan kebenaran kepada manusia dan tidak menyembunyikannya.&#8221;</font></p>
<p><font color="#505050">Begitu mendengar kritik tajam tersebut, AlHajaj menghardik para ajudannya, &#8220;Celakalah kalian! Mengapa kalian biarkan budak dari Basrah itu mencaci maki dan bicara seenaknya? Dan tak seorangpun dari kalian mencegahnya? Tangkap dia, hadapkan kepadaku!&#8221; .</font></p>
<p><font color="#505050">Semua mata tertuju kepada sang Imam dengan hati bergetar. Hasan AlBasri berdiri tegak dan tenang menghadapi AlHajaj bersama puluhan polisi dan algojonya. Sungguh luar biasa ketenangan beliau. Dengan keagungan seorang mu’min, izzah seorang muslim dan ketenangan seorang da’i, beliau hadapi sang tiran.</font></p>
<p><font color="#505050">Melihat ketenangan Hasan AlBasri, seketika kecongkakan AlHajaj sirna. Kesombongan dan kebengisannya hilang. Ia langsung menyambut Hasan AlBasri dan berkata lembut, &#8220;Kemarilah ya Abu Sa’id …&#8221; AlHasan mendekatinya dan duduk berdampingan. Semua mata memandang dengan kagum.</font></p>
<p><font color="#505050">Mulailah AlHajaj menanyakan berbagai masalah agama kepada sang Imam, dan dijawab oleh Hasan AlBasri dengan bahasa yang lembut dan mempesona. Semua pertanyaannya dijawab dengan tuntas. Hasan AlBasri dipersilakan untuk pulang. Usai pertemuan itu, seorang pengawal AlHajaj bertanya, &#8220;Wahai Abu Sa’id, sungguh aku melihat anda mengucapkan sesuatu ketika hendak berhadapan dengan AlHajaj. Apakah sesungguhnya kalimat yang anda baca itu?&#8221; Hasan AlBasri menjawab, &#8220;Saat itu kubaca: Ya Wali dan PelindungKu dalam kesusahan. Jadikanlah hukuman Hajaj sejuk dan keselamatan buatku, sebagaimana Engkau telah jadikan api sejuk dan menyelamatkan Ibrahim.&#8221;</font></p>
<p><font color="#505050">Nasihatnya yang terkenal diucapkannya ketika beliau diundang oleh penguasa Iraq, Ibnu Hubairoh, yang diangkat oleh Yazid bin Abdul Malik. Ibnu Hubairoh adalah seorang yang jujur dan sholeh, namun hatinya selalu gundah menghadapi perintahperintah Yazid yang bertentangan dengan nuraninya. Ia berkata, &#8220;Allah telah memberi kekuasan kepada Yazid atas hambanya dan mewajibkan kita untuk mentaatinya. Ia sekarang menugaskan saya untuk memerintah Iraq dan Parsi, namun kadangkadang perintahnya bertentangan dengan kebenaran. Ya, Abu Sa’id apa pendapatmu? Nasihatilah aku …&#8221;</font></p>
<p><font color="#505050">Berkata Hasan AlBasri, &#8220;Wahai Ibnu Hubairoh, takutlah kepada Allah ketika engkau mentaati Yazid dan jangan takut kepada Yazidketika engkau mentaati Allah. Ketahuilah, Allah membelamu dari Yazid, dan Yazid tidak mampu membelamu dari siksa Allah. Wahai Ibnu Hubairoh, jika engkau mentaati Allah, Allah akan memeliharamu dari siksaan Yazid di dunia, akan tetapi jika engkau mentaati Yazid, ia tidak akan memeliharamu dari siksa Allah di dunia dan akhirat. Ketahuilah, tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam ma’siat kepada Allah, siapapun orangnya.&#8221; Berderai air mata Ibnu Hubairoh mendengar nasihat Hasan AlBasri yang sangat dalam itu.</font></p>
<p><font color="#505050">Pada malam Jum’at, di awal Rajab tahun 110 H, Hasan AlBasri memenuhi panggilan Robbnya. Ia wafat dalam usia 80 tahun. Penduduk Basrah bersedih, hampir seluruhnya mengantarkan jenazah Hasan AlBasri ke pemakaman. Hari itu di Basrah tidak diselenggarakan sholat Ashar berjamaah, karena kota itu kosong tak berpenghuni.</font></p>
<p><font color="#505050">Sumber: myquran.org</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/p0erw0s.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/p0erw0s.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p0erw0s.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p0erw0s.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p0erw0s.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p0erw0s.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p0erw0s.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p0erw0s.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p0erw0s.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p0erw0s.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p0erw0s.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p0erw0s.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p0erw0s.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p0erw0s.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p0erw0s.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p0erw0s.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=48&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1fd7fa9ee110adb71c1babf60f75fcd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p0erw0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Kaum Salaf 1</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-1/</link>
		<comments>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 15:01:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p0erw0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p0erw0s.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Umar bin Abdul Aziz: Anak yang dimimpikan &#8220;Tapi banyak orang melakukannya Nak, campurlah sedikit saja. Toh insya Allah Amirul Mukminin tidak mengetahuinya,&#8221; kata sang ibu mencoba meyakinkan anaknya. &#8220;Ibu, Amirul Mukminin mungkin tidak mengetahuinya. Tapi, Rabb dari Amirul Mukminin pasti melihatnya,&#8221; tegas si anak menolak&#8230;.. &#8212;&#8212;&#8212;- Saat itu tengah malam di kota Madinah. Kebanyakan warga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=47&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#363636"><b>Umar bin Abdul Aziz: Anak yang dimimpikan</b></font><br />
<font color="#505050">&#8220;Tapi banyak orang melakukannya Nak, campurlah sedikit saja. Toh insya Allah Amirul Mukminin tidak mengetahuinya,&#8221; kata sang ibu mencoba meyakinkan anaknya. &#8220;Ibu, Amirul Mukminin mungkin tidak mengetahuinya. Tapi, Rabb dari Amirul Mukminin pasti melihatnya,&#8221; tegas si anak menolak&#8230;..</font><span id="more-47"></span></p>
<p><font color="#505050">&#8212;&#8212;&#8212;-</font><font color="#505050"><br />
Saat itu tengah malam di kota Madinah. Kebanyakan warga kota sudah tidur. Seorang setengah baya berbadan tinggi tegap perjalan pelan menyelusuri jalan-jalan di kota. Dia coba untuk tidak melewatkan satupun dari pengamatannya. Menjelang dini hari, pria botak ini lelah dan memutuskan untuk beristirahat. Tanpa sengaja, terdengarlah olehnya percakapan antara ibu dan anak perempuannya dari dalam rumah dekat dia beristirahat.</font></p>
<p><font color="#505050">&#8220;Nak, campurkanlah susu yang engkau perah tadi dengan air,&#8221; kata sang ibu. &#8220;Jangan ibu. Amirul mukminin sudah membuat peraturan untuk tidak menjual susu yang dicampur air,&#8221; jawab sang anak.</font></p>
<p><font color="#505050">&#8220;Tapi banyak orang melakukannya Nak, campurlah sedikit saja. Toh insya Allah Amirul Mukminin tidak mengetahuinya,&#8221; kata sang ibu mencoba meyakinkan anaknya. &#8220;Ibu, Amirul Mukminin mungkin tidak mengetahuinya. Tapi, Rabb dari Amirul Mukminin pasti melihatnya,&#8221; tegas si anak menolak.</font></p>
<p><font color="#505050">Mendengar percakapan ini, berurailah air mata pria ini. Karena subuh menjelang, bersegeralah dia ke masjid untuk memimpin shalat Subuh. Sesampai di rumah, dipanggilah anaknya untuk menghadap dan berkata, &#8220;Wahai Ashim putra Umar bin Khattab. Sesungguhnya tadi malam saya mendengar percakapan istimewa. Pergilah kamu ke rumah si anu dan selidikilah keluarganya.&#8221;</font></p>
<p><font color="#505050">Ashim bin Umar bin Khattab melaksanakan perintah ayahandanya yang tak lain memang Umar bin Khattab, Khalifah kedua yang bergelar Amirul Mukminin. Sekembalinya dari penyelidikan, dia menghadap ayahnya dan mendengar ayahnya berkata, &#8220;Pergi dan temuilah mereka. Lamarlah anak gadisnya itu untuk menjadi isterimu. Aku lihat insya Allah ia akan memberi berkah kepadamu dan anak keturunanmu. Mudah-mudahan pula ia dapat memberi keturunan yang akan menjadi pemimpin bangsa.&#8221;</font></p>
<p><font color="#505050">Begitulah, menikahlah Ashim bin Umar bin Khattab dengan anak gadis tersebut. Dari pernikahan ini, Umar bin Khattab dikaruniai cucu perempuan bernama Laila, yang nantinya dikenal dengan Ummi Ashim.</font></p>
<p><font color="#505050">Suatu malam setelah itu, Umar bermimpi. Dalam mimpinya dia melihat seorang pemuda dari keturunannya, bernama Umar, dengan kening yang cacat karena luka. Pemuda ini memimpin umat Islam seperti dia memimpin umat Islam. Mimpi ini diceritakan hanya kepada keluarganya saja. Saat Umar meninggal, cerita ini tetap terpendam di antara keluarganya.</font></p>
<p><font color="#505050">Carut-marut umat sepeninggalan Imam Ali bin Abi Thalib</font></p>
<p><font color="#505050">Ummi Ashim adalah seorang anak perempuan yang taat dan cerdas. Dia menghadiri pemakaman Amirul Mukminin Umar bin Khattab yang dibunuh pada tahun 644 Masehi itu. Tahun itu sekaligus mengakhiri kekhalifahan Umar yang sangat menakjubkan.</font></p>
<p><font color="#505050">Ummi Ashim menjalani 12 tahun kekhalifahan Ustman bin Affan sampai terbunuh pada tahun 656 Masehi setelah menolak pertumpahan darah untuk menyelesaikan masalah dalam negeri.</font></p>
<p><font color="#505050">Ummi Ashim juga ikut menyaksikan 5 tahun kemelut berdarah Khalifah Imam Ali bin Abi Thalib dengan Siti Aisyah dan Muawiyah bin Abu Sofyan. Sampai akhirnya Muawiyah berkuasa dan mendirikan Dinasti Umayyah menggantikan sistem kekhalifahan yang berlaku sebelumnya.</font></p>
<p><font color="#505050">Pergantian sistem kepemerintahan ini sangat berdampak pada Negara Islam saat itu. Karena bentuknya kekeluargaan, maka membuka potensi ketidakadilan terjadi. Penguasa mulai memerintah dalam kemewahan. Hal ini tidak pernah ada dan dicontohkan pada zaman kekhalifahan dan zaman Rasulullah sendiri.</font></p>
<p><font color="#505050">Setelah penguasa yang mewah, penyakit-penyakit lain mulai tumbuh dan bersemi. Ambisi kekuasaan dan kekuatan, penumpukan kekayaan, dan korupsi mewarnai sejarah Islam dalam Dinasti Umayyah. Negara bertambah luas, penduduk bertambah banyak, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang, tapi orang-orang semakin merindukan ukhuwah persaudaraan, keadilan dan kesahajaan Ali, Utsman, Umar, dan Abu Bakar. Status kaya-miskin mulai terlihat jelas, posisi pejabat-rakyat mulai terasa. Kafir dhimni pun mengeluhkan resahnya, &#8220;Sesungguhnya kami merindukan Umar, dia datang ke sini menanyakan kabar dan bisnis kami. Dia tanyakan juga apakah ada hukum-hukumnya yang merugikan kami. Kami ikhlas membayar pajak berapapun yang dia minta. Sekarang, kami membayar pajak karena takut.&#8221;</font></p>
<p><font color="#505050">Saat Muawiyah mengangkat dirinya sebagai khalifah setelah syahidnya Imam Ali r.a., masih banyak yang tidak ikhlas membaiat dirinya. Muawiyah memerintah dengan sabar untuk menghindari pertumpahan darah lanjut. Namun, terselip keinginan dalam hatinya untuk meneruskan dinasti Umayyah dari keluarga Abu Sofyan. Untuk itu, dia baiat anaknya Yazid bin Muawiyah menjadi penggantinya.</font></p>
<p><font color="#505050">Tindakan Muawiyah ini adalah awal malapetaka dinasti Umayyah yang dia buat sendiri. Yazid bukanlah seorang amir yang semestinya. Kezaliman dilegalkan dan tindakannya yang paling disesali adalah membunuh sahabat-sahabat Rasul serta cucunya Husein bin Ali bin Abi Thalib. Yazid mati menggenaskan tiga hari setelah dia membunuh Husein.</font></p>
<p><font color="#505050">Anak Yazid, Muawiyah bin Yazid, dikenal sebagai ahli ibadah. Dia menyadari kesalahan kakeknya dan ayahnya dan menolak menggantikan ayahnya. Dia memilih pergi dan singgasana dinasti Umayyah kosong. Terjadilah rebutan kekuasaan di kalangan bani Umayah. Abdullah bin Zubeir, seorang sahabat utama Rasulullah dicalonkan untuk menjadi amirul mukminin. Namun, kelicikan mengantarkan Marwan bin Hakam, bani Umayah dari keluarga Hakam, untuk mengisi posisi kosong itu dan meneruskan sistem dinasti. Marwan bin Hakam memimpin selama sepuluh tahun lebih dan lebih zalim daripada Yazid.</font></p>
<p><font color="#505050">Kelahiran Umar bin Abdul Aziz</font></p>
<p><font color="#505050">Saat itu, Ummi Ashim menikah dengan Abdul Aziz bin Marwan. Abdul Aziz adalah Gubernur Mesir di era khalifah Abdul Malik bin Marwan (685 &#8211; 705) yang merupakan kakaknya. Abdul Malik bin Marwan adalah seorang shaleh, ahli fiqh dan tafsir, serta raja yang baik terlepas dari permasalahan ummat yang diwarisi oleh ayahnya (Marwan bin Hakam) saat itu.</font></p>
<p><font color="#505050">Dari perkawinan itu, lahirlah Umar bin Abdul Aziz. Umar kecil hidup dalam lingkungan istana dan mewah. Saat masih kecil Umar mendapat kecelakaan. Tanpa sengaja seekor kuda jantan menendangnya sehingga keningnya robek hingga tulang keningnya terlihat. Semua orang panik dan menangis, kecuali Abdul Aziz seketika tersentak dan tersenyum. Seraya mengobati luka Umar kecil, dia berujar, &#8220;Bergembiralah engkau wahai Ummi Ashim. Mimpi Umar bin Khattab insyaallah terwujud, dialah anak dari keturunan Umayyah yang akan memperbaiki bangsa ini.&#8221;</font></p>
<p><font color="#505050">Mimpi Umar bin Khattab akhirnya menjadi kenyataan, Islam mencapai puncak keemasannya semasa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz. Terdapat banyak riwayat dan athar para sahabat yang menceritakan tentang kejayaan dan keluruhan budi Umar bin Abdul Aziz. Di antaranya ialah:<br />
1) At-Tirmizi meriwayatkan bahwa Umar bin Khatab telah berkata: “Dari anakku (zuriatku) akan lahir seorang lelaki yang menyerupainya dari segi keberaniannya dan akan memenuhkan dunia dengan keadilan.”<br />
2) Dari Zaid bin Aslam bahawa Anas bin Malik telah berkata: “Aku tidak pernah menjadi makmum di belakang imam selepas wafatnya Rasulullah SAW yang mana solat imam tersebut menyamai solat Rasulullah SAW melainkan daripada Umar bin Abdul Aziz dan beliau pada masa itu adalah Gubernur Madinah.”<br />
3) Al-Walid bin Muslim menceritakan bahawa seorang lelaki dari Khurasan telah berkata: “Aku telah beberapa kali mendengar suara datang dalam mimpiku yang berbunyi: “Jika seorang yang berani dari Bani Marwan dilantik menjadi Khalifah, maka berilah baiat kepadanya karena dia adalah pemimpin yang adil”. ”Lalu aku menanti-nanti sehingga Umar bin Abdul Aziz menjadi Khalifah, aku pun mendapatkannya dan memberi baiat kepadanya.”<br />
4) Qais bin Jabir berkata: “Perbandingan Umar bin Abdul Aziz di sisi Bani Ummayyah seperti orang yang beriman di kalangan keluarga Firaun.”<br />
5) Hassan al-Qishab telah berkata: ”Aku melihat serigala diternak bersama dengan sekumpulan kambing di zaman Khalifah Umar Ibnu Aziz.”<br />
6) Umar bin Asid telah berkata: ”Demi Allah, Umar bin Abdul Aziz tidak meninggal dunia sehingga datang seorang lelaki dengan harta yang bertimbun dan lelaki tersebut berkata kepada orang-orang: ”Ambillah hartaku ini sebanyak mana yang kamu mau”. Tetapi tiada yang mau menerimanya (karena semua sudah kaya) dan sesungguhnya Umar telah menjadikan rakyatnya kaya-raya.”<br />
7) ‘Atha’ telah berkata: “Umar bin Abdul Aziz mengumpulkan para fuqaha’ setiap malam. Mereka saling ingat memperingati di antara satu sama lain tentang mati dan hari qiamat, kemudian mereka sama-sama menangis karena takut kepada azab Allah seolah-olah ada jenazah di antara mereka.”</font></p>
<p><font color="#505050">Diambil dari Cafe deGromiest (The Groningen Moslem Society) dan beberapa sumber lain<br />
</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/p0erw0s.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/p0erw0s.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p0erw0s.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p0erw0s.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p0erw0s.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p0erw0s.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p0erw0s.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p0erw0s.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p0erw0s.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p0erw0s.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p0erw0s.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p0erw0s.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p0erw0s.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p0erw0s.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p0erw0s.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p0erw0s.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=47&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/kisah-kaum-salaf-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1fd7fa9ee110adb71c1babf60f75fcd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p0erw0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bermasyarakat</title>
		<link>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/bermasyarakat/</link>
		<comments>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/bermasyarakat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 14:53:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p0erw0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[Antar Personal Skill]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/bermasyarakat/</guid>
		<description><![CDATA[Islam Sebagai Ajaran Persaudaraan Talk Show – JIE. Persaudaraan merupakan prinsip agama (Islam). Bahwa Islam menegaskan akan ajaran persaudaraan. Persaudaraan dalam arti luas (unlimited) , ingin menegaskan akan persaudaraan lintas batas yang didasarkan atas nilai kemanusiaan. Inilah yang menjadikan agama lebih bermakna. Persaudaraan seperti inilah, persaudaraan kemanusiaan (al-ukhuwwah al-insâniyyah) , yang menjadi simpul pengikat semua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=46&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Islam Sebagai Ajaran Persaudaraan</h2>
<p><b>Talk Show – JIE.</b> Persaudaraan merupakan prinsip agama (Islam). Bahwa Islam menegaskan akan ajaran persaudaraan. Persaudaraan dalam arti luas <i> (unlimited) </i>, ingin menegaskan akan persaudaraan lintas batas yang didasarkan atas nilai kemanusiaan. Inilah yang menjadikan agama lebih bermakna. Persaudaraan seperti inilah, persaudaraan kemanusiaan <i> (al-ukhuwwah al-insâniyyah) </i>, yang menjadi simpul pengikat semua jenis persaudaraan. Dengan implementasi prinsip persaudaraan kemanusiaan inilah, konflik antar umat seagama, atau antar umat beragama, antar suku, ras dan seterusnya, bisa diminimalisir semaksimal mungkin. Karena pada prinsipnya, mereka semuanya adalah bersaudara.<span id="more-46"></span></p>
<p>Bersamaan dengan Talk Show “Khazanah Progresif” atas kerjasama P3M dengan 97,5 Jakarta News FM, Desember 2004. Dengan mengangkat tema: Islam sebagai Ajaran Persaudaraan; Kemanusiaan Menjadi Tali Simpul Persaudaraan. Sebagai narasumber: Agus Muhammad dan Achmad `Aly MD; Moderator: Nurpud Binarto.</p>
<p><b> Nurpud: Berbicara perihal persaudaraan, mengapa persaudaraan itu sangat penting ditekankan dalam Islam? </b></p>
<p><b> Agus Muhammad: </b>  Paling tidak ada dua jawaban penting, yaitu jawaban historis dan idealis. Jawaban <i> idealis</i>, tentu saja bahwa manusia dilahirkan sebagai manusia. Karena itu, antara manusia yang satu dengan manusia yang lain itu bersaudara, paling tidak sama-sama keturunan Nabi Adam. Terus pertanyaannya, kenapa persaudaraan? Bukan persahabatan? Bukan pula pertemanan? Karena, persaudaraan itu kalau didefinisikan, seakan-akan seperti bersaudara. Dan yang namanya bersaudara tentu berbeda dengan berteman atau bersahabat. Jadi, bersaudara itu kira-kira ada ketulusan. Dan ini merupakan jawaban yang <i> idealis</i>.</p>
<p>Jawaban kedua, <i> historis</i>, bahwa ketika sebelum kedatangan Islam, persaudaraan di tanah Arab pra-Islam sangat kuat diwarnai oleh persaudaraan kesukuan. Artinya, seorang dianggap bersaudara hanya bila sekelompok suku saja, sementara kelompok suku yang lain itu dianggap saingan bahkan bisa dianggap musuh, sehingga bila ada konflik sedikit saja, jalan keluarnya adalah perang.</p>
<p>Kemudian, Islam datang untuk mengakhiri tradisi menyelesaikan konflik dengan cara peperangan. Ajaran Islam sebenarnya, untuk menghapus sikap kebersaudaraan hanya sebatas kelompok suku saja. Ditinjau dari segi ajaran Islam, banyak ayat atau hadits yang menerangkan, betapa persaudaraan itu dianggap salah satu inti ajaran Islam, misalnya, yang masih sering dikumandangkan adalah ayat, <i> “Innamâ al-mukminûna ikhwah” </i>  (sesungguhnya semua orang mukmin itu bersaudara).</p>
<p>Tetapi kemudian, ayat ini sering dibatasi hanya pada level persaudaraan untuk umat Islam an sich. Ada sedikit reduksi. Artinya, persaudaraan yang sebelumnya sangat ditekankan pada aspek yang begitu luas, kemudian direduksi menjadi sekadar persaudaraan sesama Islam. Itu bisa kita lihat, ketika kita menggunakan istilah <i> ukhuwwah Islâmiyyah</i>  yang lebih dimaknai “persaudaraan sesama muslim”. Dan ini merupakan pengertian yang <i> mainstream</i>. Padahal kalau secara <i> harfiyyah</i>, kita lihat makna <i> ukhuwwah Islâmiyyah</i>, sebetulnya bukan persaudaraan sesama umat Islam <i> an sich</i>, tetapi saya mengartikannya, lebih pada persaudaraan yang sesuai dengan semangat Islam. Artinya, persaudaraan sesama muslim pun bisa keluar dari katagori <i> ukhuwwah Islâmiyyah</i>, kalau memang patokan kita adalah persaudaraan yang disemangati oleh nilai-nilai Islam.</p>
<p><b> Nurpud: Jadi, saya baru mengerti, <i> ukhuwwah islâmiyyah</i> itu sebenarnya tidak cukup dibatasi hanya semacam pengelompokan untuk kepentingan kaum muslimin saja, tapi menyangkut orang lain yang mempunyai kesamaan akan nilai-nilai keislaman itu. Bisa dipaparkan lebih luas lagi? </b></p>
<p><b> Agus Muhammad: </b>  Artinya, persoalan persaudaraan itu adalah lintas agama. Dan  bahkan, ada hadits yang mengatakan, bahwa Nabi sangat mencela <i> `ashâbiyyah</i>, yaitu fanatisme yang berlebihan terhadap kelompok, seolah-olah kelompok suku adalah segala-galanya. Dan saya kira, itu merupakan salah satu yang tidak bisa dihindari ketika fanatisme terhadap kelompok diapresiasi secara berlebihan. Kalau <i> ukhuwwah Islâmiyyah</i> dibatasi hanya persaudaraan antar umat Islam saja, maka itu berbahaya dan bukan sekedar salah, karena jika persaudaraan itu diartikan hanya sebatas persaudaraan umat Islam saja, maka jebakan eksklusifisme akan menjadi tidak terhindarkan.</p>
<p><b> Nurpud: Bagaimana tanggapan mas Ali, bisa menambahkan! </b></p>
<p><b> Aly MD: </b> Seperti telah disampaikan di muka, bahwa arti persaudaraan cenderung dipersempit hanya pada level persaudaraan kesukuan, dan ini akan mengakibatkan terjadinya fanatisme terhadap kesukuan. Di mana untuk melakukan perlindungan terhadap kelompoknya sendiri, ia akan melakukan tindakan penyerangan dalam menghadapi pihak yang lainnya. Karena itu untuk memperkuat kesukuan itu dibutuhkanlah orang-orang yang kuat, karenanya, perempuan pada waktu itu, zaman pra-Islam, dikubur hidup-hidup. Kenapa? Karena dianggap perempuan itu fisiknya tidak memadai.</p>
<p>Untuk menegaskan kembali, bahwa persaudaraan Islam atau <i> ukhuwwah Islâmiyyah</i>  itu dapat diartikan dari sudut pandang <i> lughâwî</i>  (bahasa), yang mengandung dua makna, yaitu <i> ukhuwwah</i>  dan <i> Islâmiyyah</i>. Kata <i> ukhuwwah</i>  itu adalah <i> man`ût</i>  yang disifati dan <i> Islâmiyah</i>  adalah <i> na`at</i> (sifat). Ini artinya, bukan persaudaraan sesama Islam saja, tapi persaudaran yang bersemangatkan Islam, atau diartikan juga persaudaraan yang diajarkan Islam.</p>
<p>Pertanyaan mendasar yang penting untuk diajukan dalam masalah persaudaraan ini adalah, kenapa ada unsur kemanusiaan? Karena Islam itu bukan untuk orang Islam saja, tetapi untuk umat manusia seluruhnya, <i> rahmatan li al-`âlamîn</i>. Untuk merealisasikan <i> rahmatan li al-`âlamîn</i>, perlu diwujudkan satu bentuk persaudaraan lintas agama atau <i> ukhuwwah insâniyyah</i>, dan ini yang sering kali tidak digaungkan.</p>
<p>Kemudian <i> ukhuwwah islâmiyyah</i>  yang bersendikan kemanusiaan ini, diajarkan oleh semangat Islam yang bisa dikelompokkan menjadi empat macam: pertama, <i> ukhuwwah</i>  secara keluarga karena nasabnya; kedua, <i> ukhuwwah</i>  secara kemasyarakatan <i> (ukhuwwah ijtimâ`iyyah) </i>; ketiga, persaudaraan karena adanya ketundukan, karena sebenarnya semua yang di langit atau di bumi itu mengakui, tunduk kepada Tuhan; dan keempat, <i> ukhuwwah insâniyyah</i>  (persaudaraan sebagai sesama manusia, yang cakupannya lebih luas dan dalam, bahkan menjadi simpul dari berbagai <i> ukhuwwah</i>  tersebut.</p>
<p><b> Nurpud: Untuk menegaskan kembali pentingnya <i> ukhuwwah</i> yang lebih luas dalam perspektif lintas batas di atas, apakah bisa dikuatkan dengan merujuk pendapat tokoh di tanah air sendiri, bagaimana? </b></p>
<p><b> Agus Muhammad: </b>  Mengenai tema persaudaraan <i> (ukhuwwah) </i>, memang perlu diangkat kembali pendapat seorang tokoh semisal KH. Ahamd Siddiq. Sebagai salah satu tokoh NU almarhum KH. Ahmad Siddiq pada tahun 1988, sudah memperluas makna <i> ukhuwwah islâmiyyah</i>. Misalnya, dia membagi pada tiga bagian <i> ukhuwwah; Pertama, ukhuwwah islâmiyyah. Kedua, ukhuwwah wathaniyyah</i>. Dan <i> ketiga, ukhuwwah insâniyyah atau basyariyyah</i>.</p>
<p><i> Ukhuwwah islâmiyyah</i> diartikan oleh KH. Ahmad Siddiq, sebagai persaudaraan sesama muslim, tetapi pada penekanan keyakinan saja. Artinya, ada persaudaraan yang diyakini bersama dan karena namanya <i> ukhuwwah islâmiyyah</i>, maka persaudaraan itu dalam arti persaudaraan yang diyakini oleh keyakinan yang sama sebagai sesama muslim. Sedangkan <i> ukhuwwah wahtaniyyah, </i>  artinya persaudaraan atau solidaritas sosial sebagai sesama warga negara.</p>
<p>Adapun <i> ukhuwwah insâniyyah</i>, yaitu persaudaraan lintas batas. Kita bersaudara sesama manusia tanpa melihat latar belakangnya, keluarganya, agamanya, etnisnya, bahasanya, dll. Karena kita memang sama-sama manusia. Dalam bahasan sebelumnya sudah disampaikan, bahwa manusia adalah makhluk sosial, karena manusia tidak bisa hidup sendiri. Misalnya, dalam filmnya “Tomheng” dia terdampar di pulau sendirian. Dia bisa saja hidup sendiri, tapi dalam film itu kita melihat betapa sengsaranya dia hidup sendiri di tengah pulau terpencil. Artinya, kecenderungan manusia untuk hidup bersosial itu adalah kecenderungan fitrah, dan sangat manusiawi. Dan perbedaan juga merupakan fitrah. Jadi, apapun perbedaannya kita tetap bersaudara. Perbedaan dan persamaan itu memperkaya batin dan khazanah pengalaman kita. Terutama dalam perbedaan, saya kira dengan adanya perbedaan itu kita akan menjadi arif, bisa belajar dari yang lain dan menjadi dewasa. Karena adanya perbedaan itulah, manusia harus bersama-sama untuk menanggulangi permasalahan yang ada.</p>
<p><b> Nurpud: Bisakah ditegaskan, bahwa dalam hal persaudaraan ini terdapat keanekaragaman bentuk? </b></p>
<p><b> Aly MD: </b> Ya. Oleh karena itu, selanjutnya yang penting menurut saya, adalah bagaimana konsep persaudaraan yang diajarkan Islam, bisa menembus batas etnis, ras dan agama. Hal ini bisa diarahkan untuk membenahi dan membangun tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara kita yang sedang amburadul ini. Jadi, bagaimana konsep persaudaraan bisa menumbuhkan dan memupuk nasionalisme serta semangat kebangsaan yang tinggi. Karena dalam konteksnya, bahwa yang dinamakan persaudaraan itu adalah persaudaraan yang dibangun di atas landasan cinta kasih.</p>
<p><b> Agus Muhammad: </b> Saya kira memang tidak mudah, karena manusia sendiri berbeda-beda dan tidak mudah membangun persaudaraan walaupun itu sudah fitrah. Jangankan persaudaraan lintas agama atau lintas keyakinan, dengan saudara kita sendiri, yang sedarah itu saja susahnya minta ampun. Misalnya, ada contoh di kampung saya, di Bondowoso, ada sebuah keluarga yang bertengkar dan kemudian tidak bertegur-sapa. Itu gara-gara hanya perbedaan pilihan politik yang kemudian membuat hubungan keluarga itu menjadi tidak harmonis.</p>
<p>Dalam konteks agama misalnya, dalam sebuah keluarga dan ada salah seorang anggota keluarganya, yang pindah ke agama lain, bisa-bisa tidak diakui sebagai anggota keluarga. Saya tidak tahu memahami hal semacam ini, tetapi memang ada yang mengatakan, “yang namanya keluarga itu sebagaimana mirip dengan hak milik”, dan yang namanya hak milik, adalah milik bersama dalam artian ada ikatan sedemikian kokoh berdasarkan keyakinan, sehingga akibat pindah agama itu, kita merasakan kehilangan sesuatu.</p>
<p><b> Tanya Jawab/Tanggapan: </b></p>
<p><b> Irfan: </b> Saya adalah non-muslim, dan saya sangat senang mendengar acara ini. Karena saya bisa menambah wawasan tentang Islam. Dan saya harapakan, Islam seperti inilah yang saya dapatkan. Karena terus terang, saya sekarang mempelajari dua agama, dan sekarang saya sedang mempelajari Islam, <i> cuman</i>  ketika saya ke toko buku mencari al-Qur’an, saya mendapat nasehat, katanya, jangan <i> cuman</i> baca al-Qur’an. Karena kalau hanya membaca terjemahannya saja, katanya, menyesatkan. Makanya, sampai sekarang saya belum punya al-Qur’an, dan apakah itu benar?</p>
<p><b> Agus Muhammad: </b> Kalau penyataan tarjemahan al-Qur’an menyesatkan, saya kira, perkataan itu yang menyesatkan. Sebab hampir seluruh al-Qur’an terjemahan, sudah di <i> tashhih</i>  (diteliti kebenarannya) oleh DEPAG (Departemen Agama &#8211;red.). Dan hampir tidak ada al-Qur’an yang diedarkan tanpa <i> tashhih</i>  atau semacam legitimasi dari Departemen Agama.</p>
<p><b> Irfan: </b> Bagaimana berkenaan dengan masalah kehidupan sehari-hari saya? Selain orang di luar Islam tidak masuk surga. Bahwa yang akan naik ke surga hanya orang-orang Islam saja. Di sini ada kontroversi menurut teologi logika, sedangkan kalau kita beragama logika itu dibelakangkan.</p>
<p><b> Agus Muhammad: </b>  Tidak selalu begitu, tadi malam (dalam acara <i> talk shaw</i>  sebelumnya –red.) kiranya sudah dibahas panjang lebar tentang kebebasan: bagaimana posisi akal dan posisi agama.</p>
<p><b> Irfan: </b> Karena kalau memang hanya orang Islam yang diangkat ke surga oleh Allah, berarti sebetulnya Allah bukan Maha Esa, karena yang non-muslim itu bukan ciptaaan Allah. Makanya, saya sangat menyesalkan orang-orang yang mempunyai pandangan seperti itu, sehingga menimbulkan pertengkaran-pertengkaran antar agama. Dan sesungguhnya agama diturunkan oleh Allah untuk mendamaikan manusia dan hidup saling berdampingan beraneka warna. Tapi yang terjadi di Indonesia, masing-masing agama mengklaim kebenarannya sendiri, sedangkan yang terbaik hanya satu. Jika hanya satu yang baik, yang lain kurang baik atau tidak baik.</p>
<p><b> Agus Muhammad: </b>  Sebetulnya, itu adalah hak setiap orang untuk mengatakannya.</p>
<p><b> Irfan: </b>  Betul, tapi ini harus dipertajam di masyarakat.</p>
<p><b> Agus Muhammad: </b>  Cuma saya beranggapan, bahwa ada orang yang menganggap umat Islam yang terbaik itu merupakan pernyataan saja.</p>
<p><b> Atanasius: </b> Saya senang sekali terhadap acara ini, dan terus terang mungkin perlu penjelasan lebih lanjut tentang hubungan antara iman dan agama. Pada suatu saat, ada statement dari KH. Syihab waktu kita undang di Senayan. Beliau mengatakan, seiman dengan Romo Mangun (almarhum) tapi tidak seagama, dan mungkin pemahaman seperti itu perlu dikembangkan. Jadi, setiap Tuhan adalah titah Tuhan dan hanya mungkin formalnya yang berbeda. Dan ini merupakan sebuah pernyataan.</p>
<p><b> Ibu Titi: </b> Pertama, saya ini seorang Katolik. Dari pagi hingga malam ini, kebetulan mendengarkan semua acara tentang agama Islam. Malam ini, saya sangat senang sekali apa yang disampaikan oleh narasumber kita. Dan yang kedua, saat serang Ibu (Umu Salamah –red) menyatakan, seandainya kita meninggal, Tuhan tidak akan menanyakan apa agamamu, tapi menanyakan perbuatanmu atau amalnya. Dan bagi kami orang-orang Katolik, juga mengakui bahwa agama apapun juga baik. Karena itu, menuju jalan keselamatan di dunia maupun di Surga, jadi caranya saja yang berbeda.</p>
<p>Dan saya sendiri punya kakak, agamanya Katolik, dan dapat (menikah-red) orang Islam dan sekarang sudah Haji. Mereka tetap beragama masing-masing. Pada waktu Natal juga ikut menghormati, dan pada waktu Puasa atau Lebaran juga menghormati. Sekarang, anakanya sudah menikah semua. Saat-saat ini, saya sangat bahagia sekali dan umur saya sekarang sudah 61 tahun.</p>
<p>Mendapatkan berita-berita seperti ini saya sangat lega sekali, karena di antara tiga anak saya, yang satu juga mendapat jodoh seorang yang beragama Islam. Hal itu semua tidak menjadi masalah. Seandainya, anak saya ikut ke Islam dan dia tidak Shalat, saya selalu mengingatkan, “Kamu sudah Shalat?” Jadi, orang harus punya pegangan dalam agama dan harus betul-betul dia mengimani agamanya itu. Kalau anak saya tidak menjalankan dengan baik, juga tetap akan saya tegur, karena itu merupakan pegangan untuk di dunia ini. Kita akan lari ke mana, kalau mendapat masalah jika bukan dengan doa jadi apa. Begitu saja dan terima kasih. Salam!</p>
<p><b> Aly MD: </b> Memang di dalam Islam ditekankan untuk saling menghormati antar sesama, dan tidak ada paksaan dalam beragama atau untuk memeluk agama tertentu. Bahkan, sangat jelas dikatakan dalam al-Qur’an, <i> “Lâ ikrâha fî al-dîn” </i> (tidak ada paksaan dalam beragama). Maksudnya, kita hendaklah beramal menurut keyakinan kita masing-masing. Jadi yang ditekankan dalam Islam adalah <i> amal (lanâ a`mâlunâ wa lakum a`mâlukum, bagi kami amal perbuatan kami, dan bagi kalian juga amal perbuatan kalian). </i>  Kemudian ditegaskan lagi dalam surat al-Kâfirûn ayat 6: <i> “lakum dînukum waliya dîn” </i>  (bagimulah agamamu, dan bagikulah agamaku). Dan tentunya dalam agama yang ditekankan, adalah melakukan perbuatan yang baik <i> (al-`amal bi al-ma`rûfât wa al-khairât) </i>  dan meninggalkan perbuatan yang buruk <i> (ijtinâb al-munkarât) </i></p>
<p><b> Agus Muhammad: </b> Sebenarnya, sejarah agama datang untuk menyelamatkan manusia. Saya kira beberapa teman-teman mengatakan, bahwa sejarah agama adalah sejarah pembebasan dan menyelamatkan manusia dari keterpurukan moral, sosial, budaya, dll. Hampir semua agama, khususnya agama <i> samawi</i>, dan lebih lagi kalau kita melihat sejarah awal Islam, betapa upaya Islam menegakkan keadilan, kesetaraan, menghormati yang lemah. Dan itu sangat ditegaskan pada awal-awal Islam.</p>
<p>Dan kedatangan agama untuk menyelamatkan manusia tidak hanya di dunia akan tetapi juga di akhirat. Kenapa agama itu menjadi penting? Karena akan lebih memperjelas apa yang hitam dan apa yang putih. Dalam kaitan ini, apa yang disebut hidayah menjadi suatu yang sulit diperdebatkan. Maksud saya, kalau sudah menjadi hidayah, itu merupakan hak Tuhan bukan hak manusia lagi.</p>
<p><b> Nurpud: </b> Seperti yang Mas Agus katakan, bahwa di Islam memberi ruang untuk melakukan pembelaan kaum minoritas dan orang yang tertindas. Bagaimana melakukan upaya ini?</p>
<p><b> Agus Muhammad: </b> Dialog antar-agama dibutuhkan dalam hal ini. Kenapa sangat perlu? Karena, problem kemanusiaan itu sudah sekian parah, khususnya di Indonesia. Dan problem itu tidak mungkin ditangani oleh umat Islam saja, tapi harus ditangani bersama-sama lintas agama.</p>
<p><b> Yuwono: </b> Saya sangat tertarik dengan apa yang dikatakan narasumber pada malam ini. Saya seorang Protestan. Begitu banyak saya mendengarkan tentang Islam. Berkenaan dengan yang saya pahami tentang agama saya sendiri, bahwa agama saya itu yang paling baik, jadi seperti yang narasumber katakan, setiap pemeluk agama itu menganggap agamanya yang paling baik. Dan kenapa bapak (narasumber-red) tidak konsisten terhadap agama yang bapak peluk? Dan tentang <i> kuntum khaira ummah</i>  itu mengatakan, bahwa umat Islam itu yang terbaik, dan kenapa bapak tidak meyakini hal itu?</p>
<p><b> Agus Muhammad: </b>  Yang saya maksud, <i> kuntum khaira ummah</i> (engkau adalah umat yang terbaik). Sebagai muslim tentu saya meyakini, bahwa Islam yang paling baik, dan kalau saya tidak yakin, bahwa Islam bukan yang terbaik, untuk apa saya bertahan. Saya kira ayat itu dipahami sebagai semangat untuk memacu kita semua untuk berbuat lebih baik lagi. Kalau kita tertutup tidak mau belajar dari orang lain mungkin agak sulit kita menghendaki tingkat kesempurnaan. Seperti apa yang dikehendaki Islam.</p>
<p><b> Aly MD: </b>  Ayat itu lebih lengkapnya adalah <i> “kuntum khaira ummah ukhrijat li al-nâs ta’mûrûna bi al-ma`rûf wa tanhauna `an al-munkar wa t’miûna billâh” </i> (kalian umat Islam, umat yang terbaik yang dikeluarkan untuk manusia, menyeru manusia untuk berbuat kebajikan dan mencegah perbuatan yang jelek dan beriman kepada Tuhan). Jadi, ayat ini dimaksudkan agar menjadi cambuk, bahwa umat Islam itu bisa menegakkan kebaikan dan menghindarkan kejahatan. Jadi, ketika umat Islam bisa konsisten dan merealisasikan <i> “amar ma`ruf nahi munkar” </i>  dalam arti luas, syaratnya, di antaranya adalah memenuhi yang ini dulu baru bisa menjadi umat yang terbaik.</p>
<p><b> Agus Muhammad: </b>  Tapi <i> “amar ma`ruf nahi munkar” </i>   harus dilihat lebih luas pengertianya. Selama ini, ayat ini mengalami reduksi atau penyempitan maknanya. Seolah-olah <i> “amar ma`ruf” </i> diartikan ayo shalat, zakat, atau hal-hal yang berbau ritual saja! Hal-hal ini sangat penting untuk menyambungkan tali batin kita dengan Sang Pencipta. Tetapi, <i> “amar ma`ruf” </i> tidak hanya sekedar itu, bisa juga kontekstual dengan masyarakat. Misalnya, masalah kasus korupsi, kita mendakwahkan agar korupsi itu diupayakan tidak selalu terjadi. Dan hemat saya, ini merupakan <i> “amar ma’ruf”. </i></p>
<p>Demikian juga <i> “nahi munkar” </i> yang sering kali terjadi pada masyarakat kita, adalah mencegah kemungkaran hanya pada tempat-tempat ma’siat. Menurut saya, tempat-tempat seperti itu sudah jelas dilarang oleh Islam dan itu tidak perlu diperdebatkan, bahwa semua orang mengatakan seperti itu. Tetapi maksiat jangan hanya diartikan seperti itu, tetapi juga diartikan lebih luas lagi. Misalnya, kejahatan terhadap kemanusiaan. Itu bahkan merupakan maksiat yang pengaruhnya lebih besar sekali. Contoh sederhana, masalah kasus Munir. Saya juga sangat sedih, kenapa ormas (organisasi masyarakat &#8211;red.) Islam tidak banyak bersuara ketika kasus Munir. Meskipun ada Syafi’i Ma’arif yang bersuara lantang tentang kasus ini, dan kita merasa sangat terwakili. Kasus Munir merupakan tindakan kemaksiatan, karena itu menghina kemanusiaan dan melecehkan kemanusiaan. Dan yang dimaksud <i> “munkar” </i>  tentu saja diperluas maknanya tapi bukan sekedar urusan Tuhan dengan saya (hamba-red).</p>
<p><b> Yober: </b> Saya dapat menangkap dari apa yang bapak-bapak (narasumber-red) katakan. Saya ini orang Protestan. Menurut saya, sebelum ada agama di dunia, tentu dunia ini kacau balau, begitu kan pak?! Dengan timbulnya agama itu, Tuhan memberikan suatu inspirasi kepada manusia, di mana kekacauan itu harus lebih baik, dan dengan timbulnya agama ini, manusia mempunyai keyakinan kepada Tuhan. Jadi dia mempunyai pemikiran yang luas. Bagaimana dia bisa mengasihi Tuhannya dan mengasihi sesamanya. Di sinilah kita melihat, bahwa agama mengajarkan kepada kita akan kasih sesama manusia dan kepada Tuhan. Saya menganggap, agama saya yang lebih baik dan bapak menganggap, bahwa agama bapak yang lebih baik. Di sinilah, bagaimana kita menganggap agama itu dan kepada agama orang kita mengajarkan satu kebaikan di dalam kehidupan kita.</p>
<p><b> Agus Muhammad: </b> Saya tertarik terhadap pernyataan bapak, bahwa dunia kacau balau sebelum ada agama, lalu agama menghentikan kekacau-balauan. Menurut saya, datangnya agama untuk menghentikan kekacau-balauan. Ini artinya, bahwa agama menjadi <i> rahmat</i>, dan kalau dalam Islam itu <i> rahmatan li al-`âlamîn</i>, yaitu rahmat bukan hanya untuk manusia, tetapi untuk alam semesta. Dengan prinsip agama <i> rahmatan li al-`âlamîn</i>, menyelamatkan manusia tentu saja tidak cukup dengan konsep atau ajaran tetapi harus dibuktikan!</p>
<p><b> Yober: </b> Islam mengajarkan kedamaian, Kristen mengajarkan kedamaian dan semua agama mengajarkan kedamaian. Kenapa khususnya di Indonesia agama kita mengajarkan kebenaran? Dan kenapa tidak kita rangkul satu umat manusia untuk saling mengasihi sesama manusia agar tecipta suatu kedamaian di antara kita?. Artinya, kalau yang salah jangan sampai kita membenarkan dia, dan kita harus terus terang kepada dia bahwa itu salah. Tetapi kalau yang salah jangan kita <i> kerasin</i> (berlaku keras kepadanya &#8211;red.). Namun, kita mengajarkan kepada mereka, bahwa di negara kita ada hukum tetapi sulit juga mengatakan hukum yang bagaimana, soalnya dalam hukum kita yang benar juga bisa menjadi salah. Tetapi kalau kita berbalik kepada ajaran kita, marilah kita semua kembali kepada agama kita dan saling melakukan yang terbaik.</p>
<p><b> Agus Muhammad: </b> Saya kira poin yang terbaik dari pak Yober, bahwa kita sebenarnya harus memberikan yang terbaik dari agama kita untuk orang lain terutama, tentu saja kita memperioritaskan agama kita, itu sudah dengan sendirinya. Akan tetapi, perhatian kita tidak hanya pada agama kita atau pada umat Islam saja, tapi juga pada umat-umat yang lain.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/p0erw0s.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/p0erw0s.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p0erw0s.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p0erw0s.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p0erw0s.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p0erw0s.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p0erw0s.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p0erw0s.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p0erw0s.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p0erw0s.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p0erw0s.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p0erw0s.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p0erw0s.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p0erw0s.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p0erw0s.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p0erw0s.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p0erw0s.wordpress.com&amp;blog=405202&amp;post=46&amp;subd=p0erw0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p0erw0s.wordpress.com/2008/03/08/bermasyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1fd7fa9ee110adb71c1babf60f75fcd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p0erw0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
